Rabu, 10 Januari 2018

Penyakit Malas

Budaya untuk berkarya itu sulit berkembang jika sudah berhadapan dengan sifat malas. Saya tidak begitu paham apakah malas adalah sebuah sifat atau hanya kebiasaan, yang pasti kondisi ini mirip penyakit. Bukan penyakit yang fatal menjangkiti tubuh, namun bisa beresiko lebih parah merusak tubuh daripada sakit fisik di tubuh karena penyakit ini berdiam di dalam hati. Saya bisa tau dan bisa menulis ini karena saya mengalaminya sendiri.
Gambar: Oberlo.com

Pada dasarnya saya bukan seorang pemalas. Rasa malas itu tumbuh dari sebuah peristiwa yang membuat diri saya pasif. Keinginan dan harapan yang besar terhadap sesuatu yang kemudian hancur porak poranda karena tidak banyak yang bisa dilakukan membuat diri sadar bahwa memnag tidak banyak yang bisa dilakukan. Apalagi semua usaha sudah dilakukan. Terkadang seorang yang realistis pun akan menjadi emosionil dan sentimentil jika dicecar dalam suatu masalah tanpa ada backup yang berarti dari orang-orang terdekat.

Hal kedua ynng menjadi pemicu rasa malas adalah terlalu banyak berpikir dan berangan. Berpikir dan berimajinasi memang sebuah hal dasar yang sangat diperlukan dalam kehidupan seseorang, namun ada sebuah hukum alam yang tak bisa diungkiri kebenarannya yang melibas hampir semua makhluk. Terlalu banyak melakukan sesuatu, mengonsumsi sesuatu maka justru akan merusak. Kenapa bisa begitu? Karena pada dasarnya makhluk bisa hidup baik ketika berada dalam keseimbangan. Contohnya saja ph air minum. Orang akan sehat bila mengonsumsi rutin air ber ph netral, 7. Terlalu basa akan membuat jadi iritasi dan terganggunya kerja pencernakan, terlalu asam juga akan merusak dinding lambung. Too much love will kill you. Too much tinking and imaginating also will kill you.

Suatu kondisi yang dibiarkan terus menerus maka akan menjadi sebuah kebiasaan. Kondisi yang kurang aktif atau pasif gitu saja lah, jika terlalu lama dibiarkan akan menjadi sifat malas. Kadang tidak disadari, seperti penyakit parah. Tiba-tiba malas ini menjadi sebuah kebiasaan dan mengakar. Jika sudah demikian maka butuh effort yang sangat besar untuk bisa menghilangkannya. Seperti ketika pakaian sudah terlalu kotor karena lama tidak dibersihkan dari noda. Parahnya noda itu berasal dari getah pohon, atau cat yang sudah keras, maka untuk menghilangkannya harus butuh waktu yang lama pula. Perlakuannya pun tidak bisa langsung dengan kekerasan karena malah bisa rusak. Harus dengan strategi, dengan perlakan dan tepat.

Malas menurut saya memang sebuah penyakit yang timbul dari pikiran dan hati. Seperti penyakit-penyakit lainnya malas juga bisa dihilangkan kog. Namun tak bijak jika kita membiarkan penyakit itu tumbuh. Lebih baik kita cegah saja, karena jika penyakit itu sudah datang maka kerugian lah yang hanya akan kita dapat.



Senin, 20 November 2017

refreshing dari istirahat

Menulis itu seperti setengah berbicara. Dalam berbicara ada yang namanya dialog, monolog atau polilog (ini ngarang). Menulis seperti monolog karena kita aktif sendiri. Tidak hanya sebagai dokumentasi ide atau gagasan, namun juga tempat kita membuang sampah yang ada di dalam pikiran. Jangan terlalu dini mengambil kesimpulan bahwa ide atau gagasan adalah sebuah harta karun atau emas intan permata. Terlalu banyak ide atau gagasan yang mengendap di dalam pikiran nyatanya justru membuat sumpek dan menimbulkan penyakit. Mirip seperti tumpukan sampah, jika dibiarkan malah akan mendatangkan banyak penyakit. Namun sampah juga bisa berguna jika diolah dengan cara benar menjadi sesuatu yang benar. Mirip to sama ide.

Kadangkala saya juga mengalami hal yang demikian. Terlalu banyak ide namun tak banyak yang bisa kita laksanakan membuat otak seperti sumpek. Rasanya jenuh, seperti kabut yang pekat di malam hari sehabis hujan di lereng gunung lawu. Seberapapun terangnya lampu motor kita untuk melewatinya, cahayanya tak bisa menembusnya barang 2 meteran. Justru pandangan kita terhalang olah pendaran cahaya akibat tertabrak oleh kabut jenuh itu. Oleh karena itu harus kita keluarkan semua sampah yang ada, salah satunya yaitu dengan menulis. Mungkin bisa diperhatikan, semakin banyak saya menulis berarti semakin luang waktu saya dan semakin banyak sampah yang ada. Blog ini bukan satu-satunya ternyata (hehehe!).

Namun terkadang jenuh di pikiran ya hanya sebatas jenuh saja. Saat kita sudah terlalu sering melakukan satu hal yang terus kita ulang-ulang namun dengan setengah hati, maka kabut jenuh mulai turun. Seperti halnya Sholat, peribadatan yang rutin dilakukan. Saat dilakukan setengah hati dan saat alpha akan fungsi dan kesadaran diri maka kita sering jenuh. Yang namanya manusia memang seperti itu, seperti roda, kadang di atas kadang di bawah. Tidak hanya nasib dan perasaan (entah bahagia atau sedih) namun juga kesadaran akan diri. Bahasa gaulnya adalah lupa. Saat antar matriks syaraf susah  berkomunikasi karena munculnya zat pengganggu di selabung myelin, seperti ketika otot sudah mulai jenuh dengan asam laktat, maka kita sudah mulai lelah. Obatnya kemudian ya hanya istirahat.

Refreshing adalah sebuah istilah yang agak aneh. Orang jenuh bekerja kemudian dia pergi piknik. Di dalam pikniknya dia juga tetap aktif bergerak, berbicara dan berpikir, sama ketika bekerja yang dia rasa dia sedang jenuh terhadapnya. Ketika sendok dibakar sampai membara, panas, kemudian dicelup ke dalam air dingin, di situ akan timbul suara 'nyess' dan suhu turun drastis menjadi dingin. Itu adalah sebuah situasi dari hot menjadi fresh. Dipanasin lagi sendoknya kemudian didinginkan lagi, maka dia menjadi fresh lagi. Kegiatan pem-fresh-an ini yang berulang-ulang kemudian diistilahi refreshing. Revolusi, muter berulang-ulang berubah kedudukan dari atas ke bawah dan ke atas lagi. Namun ini paragraf seperti tidak ada artinya karena saya menulis langsung dari pikiran raw saya. Ok lah, yowis ngono wae.

Mungkin agak sedikit beda lagi dengan beberapa orang. Ada yang merasa fresh ketika dia banyak latihan fisik seperti olah raga. Ada juga yang menyanyi, ada yang ngobrol dan ngegosip dan lain hal sebagainya. Mungkin orang berbeda-beda dalam hal itu namun yang bisa saya tangkap adalah mereka melakukan hal atau kegiatan yang berbeda dengan yang biasa mereka lakukan dalam kerjanya. Namun akan aneh lagi jika kita lihat budaya negara maju seperti jepang. Ada istilah workaholic, gila kerja. Saya belum banyak memahami peristiwa ini dan tidak tau apakah mereka sangat menikmati  kerjanya atau gimana. Ini membuat masalah terasa pelik dalam satu sisi namun semakin jelas dalam sisi lain bahwa manusia itu dinamis sekali, termasuk dalam hal persepsi masing-masing dalam kegiatan hidupnya. Gembira memiliki arti yang berbeda-beda dan bersudut dan jarak pandang yang bervariasi. Ketika nyaman terasa gembiran dan mengalirlah hormon endorphin, melantonin dan hormon bahagia lainnya, maka sekejap capek akan luntur karena asam laktat mulai larut. Ya begitulah, selamat refresing.


Jumat, 22 September 2017

Ayam kampung

Sebagai seorang kampung tentu saya sangat akrab dengan ayam kampung. Bahkan kita shohib :) , hehe. Ayam kampung adalah ayam lokal yang biasa ditemukan di kampung-kampung. Di rumah saya juga memelihara ayam kampung, namun hanya memelihara alakadarnya saja, tidak profesional. Ayam kampung di penduduk kebanyakan dipelihara sebagai sarana untuk membantu menghabiskan sampah rumah tangga, seperti sisa makanan, nasi, lauk, sayur dan lain sebagainya yang daripada dibuang mending diberikan kepada ayam. Lumayan kan bisa menjadi daging ayam yang nanti kalo pas waktu-waktu khusus seperti perayaan bisa dimanfaatkan dagingnya.

Di rumah saya, ayam hidup separuh meliarkan diri di kebon, halaman samping rumah dan melancong sampai ke sawah-sawah. Rumah saya di tepi sawah sehingga ayam di sini sering tamasya ke sawah. Kondisi pememeliharaan ayam di rumah tidak jauh berbeda dengan masyarakat kampung pada umumnya, alakadarnya begitu. Pernah sekali saya mencoba mendatangkan ayam kampung super sebanyak seratus ekor, maksudnya agar sedikit profesional gitu. Hal yang terjadi kemudian adalah ayam itu ludes, rontok satu per satu karena penyakit. Waktu itu yang saya harapkan adalah agar dikelola oleh ayah saya, saya hanya sebagai penasihat. Dikarenakan pada hakikatnya ayah saya tidak begitu berbakat dalam memelihara sesuatu, maka hancurlah. Mau diberikan instruksi seperti apa saja, saran apa saja, namun karena memang tidak sesuai ya akhirnya tidak akan berjalan dengan lancar.

Saya sebenarnya tertarik untuk memelihara ayam dan dalam waktu dekat ini saya akan membikin kandang yang lebih baik dari sebelumnya. Kandang ayam kampung konvensional biasanya hanya sebatas lahan dengan pembatas bambu beralas tanah biasa. Pemberian pakan minum secara manual dan tidak ada manajemen limbah. Itu semua adalah sebuah masalah karena tidak higienis. Selain itu kondisi ayam yang terbuka cenderung mudah terkena wabah, apalagi tempatnya kotor. Rencana saya adalah bagaimana masalah tadi bisa terselesaikan, yaitu dengan memodifikasi kandang yang ada dan membuat manajemen limbah. Video di bawah ini adalah salah satu contoh kandang ayam yang terotomasi dan sangat bagus sekali aliran pakan, minum dan limbahnya:


Kandang terotomasi di atas adalah kandang untuk ayam broiler. Menurut saya agak sedikit kasihan kepada ayam kampung jika dimasukkan ke dalamnya. Tempat yang terlalu sempit nantinya membuat pergerakan ayam semakin sedikit dan menjadikan tekstur ayam tidak seperti layaknya ayam kampung sejati. Mungkin akan lebih baik jika diperluas atau dikurangi kepadatan ayamnya. Selain itu juga bagus jika ditinggikan dan dikasih "pancikan" sehingga ayam bisa bermain lompat-lompatan gitu. Tempatnya yang terlalu tertutup juga akan menjadikan ayam bau "gudang".  

Kandang bertingkat seperti di atas bagus untuk menghemat ruang dan cocok jika diotomasi seperti video di atas. Saya pernah melihat sebuah video di youtube juga yang otomasi namun tidak ber-rak seperti di atas. Sistem kandang biasa yang los seperti langseung lantai litter begitu namun ternyata yang otomasi adalah litternya. Sepenahnya sama seperti video di atas hanya saja langsung jadi satu semua tanpa rak, namu otomasi pakan, minum dan limbahnya tetap. Lain kali akan saya cantumkan videonya kalo sudah ketemu. 

Ayam kampung menurut saya tidak hanya sebuah produk lokal asli indonesia, namun juga berkualitas produknya. Semoga rencana saya nanti bisa terwujud dengan lancar. aamiin.

Kamis, 21 September 2017

Page View

Dalam menulis di blog ini (yang jarang-jarang juga ini) saya merasa terganggu dengan kolom page view di dalam daftar artikel. Yang namanya mata, entah mau atau tidak mau kalau sudah terpampang jelas di depan mata ya pasti kita embat. Ujug-ujug sebuah informasi masuk aja itu ke dalam memori, tekhusus pada orang yang daya fokusnya tidak tajam seperti saya ini. Page view adalalah sebuah tools yang memaparkan seberapa banyak artikel kita telah diakses oleh seseorang. Terkadang juga sesuatu seperti robot pencari atau semacam program dengan artificial inteligent gitu. 

Page view ini adalah sebuah tools yang bagus untuk memonitor artikel yang kita tulis terhadap tanggapan dari luar. Saya sebenarnya tidak begitu peduli terhadap apa yang disampaikan tools ini karena tujuan saya menulis di blog ini hanya sebagai sesi mencurahkan sampah saja, sehingga tidak berharap untuk dibaca banyak orang. Yang namanya sampah adalah barang buangan, namun memang bijak sih kalo mampu mendaur ulangnya sehingga menjadi barang yang bagus. 

Orang di dumay ini banyak yang memanfaatkan blognya sebagai pendulang recehan via adsense atau iklan semacamnya gitu. Tentu bagi mereka yang demikian itu tools page view sangat penting. Page view bisa menjadi sebuah teman yang memberi tahu kita akan nilai dari sebuah artikel, terutama nilai komersialitas. Kalo saya perhatikan di blog saya yang ini dan yang lainnya, untuk judul-judul yang pasaran itu memang lebih banyak dilihat oleh orang. Saya kira itu memang indikasi bahwa mekanisme SEO terhadap artikel atau dokumen di dunia maya ini memang hanya menghitung dan meneliti kata-per-kata dan jumlah kata yang beredar. Semakin banyak kata yang di-mention oleh makhluk dunia maya, maka nilai dari kata itu akan menjadi paling besar dan paling mudah untuk diketemukan. Maksudnya akan semakin mudah untuk kita diarahkan pada alamat yang memuat kata-kata tersebut. Ini juga yang menjadikan sebuah trik bagi siapa saja yang ingin mengoptimalkan halaman web nya agar dikunjungi, yakni SEO. Judul yang bisa mengoptimalkan kerja search engine untuk mengindeks artikel atau dokumen kita adalah judul yang pasaran. Makanya dalam artikel atau video atau apalah ada cantolah tag, label atau mention gitu sehingga diharapkan search engine nyantol kesitu. 

Kadang saya terpikir untuk membuat blog yang ngasal seperti itu juga yang kemudian kita bisa berkata "lumayan nambah recehan". Namun kebanyakan blog yang ada di dumay ini yang ada begitu-begituannya itu hanya sekedar artikel gak jelas begitu, bahkan hanya copy paste. Apalagi banyak dimention hal-hal yang banyak dicari orang kemudian ditaruk sebuah link, misal download aplikasi apa gitu. Namun setelah diklik yang kita dapat adalah zonk (iklan). Itu bukannya membantu orang/reader tetapi malah menipu. Uang gak seberapa yang kita dapet, namun hanya dosa karena telah menipu orang dan membuat data dan waktu orang terbuang percuma.  Saya kemudian mengurungkan niat saya untuk berbuat demikian. Jika ini merupakan tempat sampah, biarlah ia tetap menjadi tempat sampah. Siapa tau sampah yang sudah terkumpul ini nanti juga berguna, untuk dijadikan sebuah bahan atau didaur ulang gitu. 

Minggu, 02 Juli 2017

Keracunan Sup Basi

Kemarin siang dua adik sepupu yang cantik-cantik datang ke rumah membawa makanan, sisa syawalan guru di rumahnya. Acara syawalannya bulek. Cukup enak makanannya dan sewajarnya kita makan.

Jam 11 malam ada makanan yang tersisa, sup teryata. Saya makan lah agar tidak mubadzir, namun rasanya sudah kecut. Waktu itu perut sebenarnya sudah penuh karena sebelumnya saya sudah makan banyak. Selanjutnya saya istirahat di depan tv dengan adik saya, tetapi entah kenapa suasana tubuh tidak enak. Jam 12an lebih saya pindah ke kamar, niatnya mau tidur. Suasana cukup seger, 25 derajat, suhu kamar sebenarnya tetapi saya merasa kedinginan. Saya pakai Sleeping bag dacron saya plus selimut di dalamnya.

Jam setengah dua malam saya merasakan perut saya seperti kembung dan sakit sekali. Mual  banget.  Rasanya sakit sekali perut ini. Saya ke dapur, ambil air panas lalu minum sedikit karena saya kira masuk angin biasa. Biasanya setelah minum air anget agak enakan dikit. Memang perut jadi anget tapi tetep sakit, kembung dan mual parah. Saya jalan agak cepat ke WC karena perut bawah saya juga berasa. Akhirnya saya muntah dua kali, tetapi tidak banyak. Perut masih sangat sakit jadi jalan masih bungkuk, megangin perut dan nafas semakin ngos-ngosan. Saya ke dapur lagi sambil jalan kaya tadi itu, niatnya cari tempat yang seger karena setelah liat kamar malah kepala jadi pusing. Suasana malem itu memprihatinkan sekali. Rasanya pengen bangunin keluarga tapi kasian udah pada tidur.

Di dapur perut semakin menjadi memaksa saya cepat-cepat membuka pintu keluar ke belakang. Akhirnya saya saya muntah sejadi-jadinya. Lambung serasa diperas habis, sakit juga ya ternyata. Saya waktu itu keinget adik saya yang muntah-muntah juga kaya gitu, sama, yang minta saya jemput di semarang. Sepanjang perjalanan ke jogja muntah-muntah tiada henti, kasian. Bedanya dia mabuk perjananan sedangkan saya baru sadar bahwa saya keracunan sup basi. Muntahan saya yang keluar hanya sup asam, lengkap dengan semua isi sayur-sayurnya. Rasanya sangat kecut sekali.

Muntahan saya biarin dulu karena setelah duduk malah kedinginan dan perut bawah ingin keluar juga. Kayak muntaber gitu lah, langsung jalan dengan gaya jalan yang masih sama, ke wc. Ya gitu lah, lanjut berak dan sesekali muntah. Nggak ngerti udah bolak-balik berapa kali dari kamar-dapur-wc, sambil kemudian nyiram semuanya juga pake air biar bersih. Perut sakit sebegitunya saya sudah nyerah. Keinget ibuk dan wanita lain yang hamil dan ngelahirin. Sakit saya gak ada apa-apanya.

Jam setengah tiga kalo saya gak salah, masuk lah saya ke kamar setelah perut sudah kosong dan berasa lebih enak dan sudah saya isi dua teguk air. Takut kambuh kalo kebanyakan karena perut juga melintir-melintir terus, padahal sudah kosong. Anehnya, saya harus sholawatan terus biar perut tenang. Mungkin faktor psikologis sangat besar pengaruhnya. Di atas kasur, dalam SB dan selimut saya berasa panas badan saya. Saya sentuh ternyata dingin. Ini tandanya tubuh suhu tubuhnya turun, semacam demam. Kepala juga pusing. Yaudah cuma istirahat saja, nenangin badan biar sembuh.

Intinya, jangan makan makanan yang sudah basi. Sayur semacam sup yang sudah kecut itu tanda sudah basi. Jangan dimakan. Tetapi kalo pengen merasakan sakitnya perut karena keracunan atau mau menjajal kekuatan perut, silakan dimakan saja. 

Jumat, 30 Juni 2017

Media berita itu tidak penting

Rangorang jaman sekarang ini cenderung terlalu cepat menyimpulkan suatu masalah dan terlalu ahli dalam menilai sikap dan keputusan orang lain. Padahal kebanyakan dari mereka hanya mendapat secuil informasi dari media, lebih-lebih media sosial yang hanya berupa kabar. Saya jadi merasa mendatangi tempat sampah ketika mampir ke media sosial, apapun media sosial itu. Rangorang cenderung mudah sekali menelan mentah-mentah rumor yang beredar. Saya jadi kasian, sekaligus jengah. Betapapun banyak sekali ahli dan orang alim yang telah memberitahu agar jangan sebegitu mudahnya menderima kabar, lebih-lebih menyebarkan kabar. Namun tetap saja hal itu berjalan laksana rutinitas.

sumber : weekly world news, blogger
Intensitas. Saya rasa hal itu yang menjadi sebuah masalah. Orang kemudian bisa berubah menjadi bau parfum jika dia terlalu intens menyemprotkan dirinya dengan parfum. Orang akan menjadi pendek pemikirannya jika sangat intens dengan berita-berita kilat, pendek yang datang bertubu-tubi. Sialnya berita pendek itu belum tentu benar dan antara satu berita dengan berita lainnya tidak ada sambungannya yang jelas dan tidak ada ilmu yang bersambung pula. Jujur saya ini, jika saya analisis sendiri termasuk orang yang saya anggap kasian juga. Mungkin satu-satunya orang yang saya anggap kasian adalah diri saya sendiri, kalo gak salah. Maka dari itu saya mencoba untuk bisa meninggalkan media informasi yang bersifat News atau berita.

People die everyday, pencurian ada setiap hari, perampokan, pemerkosaan, tabrakan dan lain-lain dan hal-hal tersebut bukanlah sesuatu yang baru lagi. Tetapi walaupun begitu media masa, tv berita, situs berita dan blog-blog berita semakin tinggi ratingnya. Hal ini menandakan bahwa sebenarnya rangorang itu sangat curious sekali, cuma salah media. Seandainya rasa ingin tahu itu berasal pada ilmu yang berguna saja...SAJA...maka ilmu yang baik akan masuk dan mengendap di tubuh kita. Namun berita-berita yang berifat hasad dan palsu itu mengotorinya sehingga jalur-jalur antara memori-sensori-motorik terganggu. Banyak sudah ilmu  mengendap di memori kita tetapi kita kesulitan mengaksesnya, seperti saya ini. Teori saya begitu sih, nggak tau yang sejatinya bagaimana. Yasudah saya akan mencoba praktik sendiri lah, siapa tau nanti akan berhasil. 

pilihan cara mati

Keberanian tidak membuat engkau mati cepat, dan pengecut tidak membuat mati lama. Semua tetap akan mati pada waktunya. 

Kamis, 29 Juni 2017

Bunga Simalakama

sumber : deviantart-by djoput
Saya merasa aneh ketika berjalan di jalan rasa, belajar di sekolah, dan mendapat segala macam benefit dari segala struktur kewajiban negara kepada rakyatnya yang negara tersebut mendapatkan keuntungan dari suksesnya bisnis bank di negeri ini. Bank, sebuah badan di mana riba menjadi faktor utama pendapatan dan sumber keuntungan. Setitik saja nila tetes, rusaklah susu se lautan. Jadi tidak mungkin dipungkiri bahwa kita semua sekarang sedang berendang di lautan api riba. Riba, istilah formalnya di Negara ini adalah suku bunga, kalau lebih internasionalnya interest rate. Saya benar-benar merasa sangat heran dengan negara ini, kog bisa-bisanya sejak jaman dahulu sistem perbankan yang diterapkan adalah sesuatu hal yang sangat dilarang dalam agama Islam, padahal mayoritas penduduknya adalah beragama islam. Apakah tidak ada yang sadar orang-orang ini, yang mengakunya percaya kepada Allah tetapi mengabaikan perintah Allah. Tetapi tidak mungkin juga tidak ada yang menentangnya, mengingat kiprah ulama dan umat yang sangat besar sekali dari jaman dahulu. Terpaksa saya mencari tau sejarah perkembangan perbankan di negeri ini, tetapi kog ya rasanya malas, tetapi mau tak mau saya harus mau mencarinnya.

Menurut wikipedia di link INI bank di indonesia sudah ada sejak jaman belanda tahun 1828 yaitu De javasche Bank, NV. Saya kira mulai saat itu lah sistem perbankan yang lebih formil mulai menjadi semakin mengakar di Negeri ini. Saya yakin juga sebenarnya sistem pinjem meminjam uang yang berbunga juga sudah diterapkan masyarakat Nusantara sejak jaman dahulu, hanya saja tidak sebesar ketika belanda datang dan menempatkan sistem riba tersebut. Namun bisa kita lihat sejak jaman perjuangan bank-bank malah menjadi bertambah dan menjamur hingga sekarang ini. Seperti ada sesuatu yang tak tersentuh oleh kalangan muslim meskipun menjadi mayoritas. Buktinya sejak jaman belanda bank-bank tersebut semakin subur, bahkan dipupuk juga oleh orang pribumi yang notabene juga mengaku muslim. Sungguh mengherankan.

Bank adalah badan pengelola uang yang mendapat pemasukan selain dari biaya administrasi nasabah juga tingkat bunga pada uang yang dipinjam darinya. Walaupun begitu bank juga memberikan bunga kepada orang yang menabung. Namun dengan melihat keadaan sekarang ini bank-bank yang ada semakin makmur, ditambah lagi dengan bermunculnya bank-bank kecil atau badan-badan usaha semacam koperasi dengan sistem bunga yang semakin menjamur, mengindikasikan bahwa sistem yang diterapkan memang sangat menguntungkan. Lalu apa yang kemudian terjadi dengan umat muslim yang sampai saat ini masih mayoritas? Masih di bawah lantai menjadi keset sistem api ini. Kenapa saya sebut sistem api? Karena dia laksana negara api yang menyerang, semuanya dibakar sampai ludes, hingga habis semua termasuk harga diri orang-orang yang mengaku muslim itu.

Di negara ini organisasi islam pun banyak dan dua yang paling besar adalah Muhammadiyah dan NU. Di antara organisasi itu hampir tidak ada yang secara langsung kontra dengan sistem perbankan yang dlarang dalam syariat islam padahal semboyan utama yang pasti dikoar-koarkan adalah ammar ma'ruf nahi munkar. Tetapi bisa sedikit dipahami juga bahwa tidak semua ammar ma'ruf nahi munkar bisa dijalankan. Paling enggak ammar ma'ruf saja dahulu dan perjuangan masih berlanjut. Tidak ada paksaan dalam beragama, termasuk dalam hal muamalah. Seperti fenomena jilbab yang baru pada tahun 2000an ini mulai membesar.

Akhir-akhir ini semangat orang islam mulai terlihat dengan terhembusnya isu-isu yang berkontra secara langsung dengan jati diri islam oleh beberapa pihak. Saya tidak tau apa yang ada dibelakangnya namun melihat kejadiaan pki jaman dulu, manusia nusantara ini sangat marah jika hal-hal yang dianggap prinsipal termasuk tokoh yang dianggap panutan dihabisi, kehormatan dan nyawanya. Ada satu sifat khas dari manusia di negara ini yang tidak luntur sampai sekarang, manusia-manusia ini mudah larut dalam tidurnya atau mabuk kepayang jika kondisi negara cukup stabil. Saat kondisi terlalu stabil tersebut maka harga dirinya mulai digembosi sedikit demi sedikit tanpa diketahui oleh sebuah kekuatan dan nafsunya sendiri. Perlu momentum besar untuk menggedor tubuhnya agar beruncang sehingga sadar harga dirinya sudah terlalu jatuh.

Jika dilihat dengan sejarah penyebaran agama islam, cukup masif dan sangat cepat walaupun harus dengan cara yang berbeda. Penyebaran islam melalui pedagang atau secara langsung kepada masyarakat kurang bisa terlihat signifikan, walaupun tetap berhasil namun dalam jumlah yang tidak banyak. Beda ketika orang-orang besar sudah mengenal islam, para raja-raja dan kaum brahman atau cendekia, maka perkembangan islam menjadi sangat cepat. Orang-orang nusantara cenderung mudah ikut dan menurut dengan orang yang dianggap tokoh, yang brahmana dan ksatria, dalam arti orang yang memiliki kekuatan dan dianggap pemimpin. Saya kira tidak akan mudah jika menginginkan sistem riba hilang dan berganti dengan yang sesuai tanpa kekuatan dan kekuasaan. 

Rabu, 28 Juni 2017

QSPM (qUANTITATIC sTRATEGIC pLANNING mATRIX

Matriks QSPM adalah matriks yang digunakan untuk menentukan beberapa opsi yang paling tepat yang berdasarkan pada bobot nilai antara opsi yang ada dan tingkat kemenarikan yang bisa disesuaikan dengan yang terkait. Matriks ini biasa digunakan untuk pemilihan strategi yang paling tepat untuk diterapkan atau untuk mengurutkan prioritas dari segala macam strategi yang dimiliki. Contoh matriknya seperti gambar di bawah :

sumber : freed david 2011

Penggunaannya memang sangat jamak digunakan untuk pemilihan strategi dalam manajeemn strategi namun sebenarnya juga bisa digunakan dalam banyak hal sekali. Bagusnya matriks ini adalah dari hasil strategi yang ada atau pilihan yang ada yang kita dapatkan yang bersifat kualitatif ini kemudian dikuantifikasikan mengenai hal yang bersifat kualitatif subjektif pula, yaitu dengan adanya penilaian Atractive score. Strategi yang ada kemudian disilangkan dengan faktor kunci yang ada yang mencakup keempat hal dalam analisis SWOT yaitu kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Dengan begitu strategi alternatif yang ada bisa  secara langsung diadu dengan faktor kunci yang ada apakah menarik atau tidak. Nilai TAS (total attractive score) atau total kemenarikan yang paling tinggi adalah yang paling tinggi prioritas untuk dijalankan. 

Pentingnya Strategi Bisnis

Saya ingin menerjemahkan singkat tentang pentingnya strategi bisnis yang dipaparkan oleh Thomas Whelen dalam buku manajemen strateginya. Dalam bukunya tersebut dijelaskan bahwa strategi bisnis fokus pada perbaikan posisi kompetitif sebuah perusahaan atau sebuah produk dan jasa dari sebuah unit bisnis dalam industri yang spesifik atau dalam sebuah segmen pasar di mana unit bisnis tersebut berada. Strategi bisnis sangat-sangat penting karena berbagai penelitian menunjukkan bahwa bagaimana keadaan sebuah unit bisnis yang dimiliki oleh sebuah perusahaan akan sangat berdampak kepada performansi perusahaan itu secara keseluruhan, juga pada korporasi atau industri. Strategi bisnis bisa menjadi kompetitif (beradu dengan semua pesaing untuk mendapatkan keuntungan) dan/atau kooperatif (bekerja sama dengan satu atau lebih perusahaan untuk mendapatkan keuntungan dan melawan pesaing yang lain).

Sesungguhnya memang dinamis seperti itu sih ya, karena pada intinya yang diinginkan adalah bagaimana sebuah usaha bisa mencapai apa yang menjadi tujuannya. Dalam pasar secara umum terkadang kawan bisa menjadi lawan, lawan pun bisa menjadi kawan. Seperti microsoft dan apple yang pada awalnya saling beradu kepala. Kini bahkan apple sudah menjadi bagian dari microsoft juga, walaupun perusahaan tetap berjalan sebagaimana mestinya dengan idealisme dan tujuannya.

Posisi kompetitif sebuah perusahaan dalam sebuah industri memang bergantung juga dengan keunggulan kompetitif yang dimilikinya. Umumnya sebuah perusahaan pasti mempergunakan keunggulan kompetitifnya untuk bisa melawan pesaing. Namun dalam berjalannya waktu bisa jadi ada pendatang baru yang memiliki keunggulan kompetitif yang jauh melampaui perusahaan tersebut beserta satu atau beberapa pesaingnya. Ancaman menjadi semakin besar maka harus disusun strategi bisnis yang tidak hanya mengandalkan kekuatan dalam diri, namun bisa mencoba merangkul pesaing untuk diajak kerjasama guna menghadapi ancaman yang lebih besar. 

Selasa, 27 Juni 2017

Keunggulan Kompetitif

Keunggulan kompetitif didefinisikan oleh Shahmansouri sebagai posisi unik yang dimiliki oleh sebuah perusahaan atau unit bisnis atau organisasi yang digunakan untuk melawan saingannya dengan cara menggunakan sumber daya yang dimilikinya secara lebih efektif. Penggunaan sumber daya dan kondisi sumber daya yang dimilikinya ini kemudian menjadi sebuah faktor yang berpengaruh terhadap unggul atau tidaknya sebuah organisasi. Faktor sumber daya sebuah organisasi ini jamak disebut sebagai faktor internal karena berasal dari internal organisasi itu sendiri. Berikut beberapa faktor internal yang dipaparkan oleh Freed David :

1. Manajemen
Fungsi manajemen secara umum terdiri dari lima basis aktivitas yaitu perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), motivasi (motovating), pengaturan staff (staffing), dan pengendalian (controlling).

2. Pemasaran
Pemasaran bisa dideskripsikan sebagai proses pendefinisian, pengantisipasian, penciptaan dan pemenuhan kebutuhan dan keinginan pelanggan akan produk dan jasa. Terdapat tujuh fungsi dasar pemasaran yaitu 1) analisis pelanggan 2) penjualan produk/jasa 3)perencanaan produk dan jasa 4) penetapan harga 5) distribusi 6)riset pasar dan 7)analisis peluang

3. Keuangan/akuntansi
Penentuan kekuatan dan kelemahan keuangan sebuah organisasi adalah penting bagi formulasi strategi. Keterangan-keterangan yang biasa dilihat di dalam keuangan ini antara lain likuiditas perusahaan, leverage, modal kerja, keuntungan, penggunaan aset, kesflow dan ekuitas.

4. Produksi/operasi
Fungsi produksi/operasi sebuah bisnis terdiri dari semua aktivitas yang mentransformasikan input menjadi barang dan jasa. Roger Schroeder dalam David ini menjelaskan bahwa pada bagian produksi/operasi ini terdapat lima fungsi yaitu proses, kapasitas, inventory, tenaga kerjja dan kualitas.

5. Riset dan Pengembangan
Banyak perusahaan saat ini tidak mengadakan bagain Riset dan pengembangan, namun banyak perusahaan lain yang bergantung pada bagian ini untuk bertahan hidup. Sebuah perusahaan berinvestasi pada penelitian dan pengembangan karena mereka percaya bahwa investasi yang dilakukan akan membuahkan produk dan jasa yang superior dan akan memberikan keunggulan kompetitif. Pengeluaran pada Litbang ini secara langsung digunakan untuk mengembangkan produk baru sebelum didahului oleh pesaing, memperbaiki kualitas produk, atau memperbaiki proses pembuatan produk untuk menurunkan biaya.

6. Sistem informasi Manajemen
Tujuan dari sistem informasi manajemen adalah untuk memperbaiki performansi perusahaan dengan cara memperbaiki kualitas pengambilan keputusan manajerial. Sebuah sistem informasi yang efektif yaitu dengan cara mengumpulkan, mengkodekan, menyimpan, mensintesis dan menyuguhkan informasi sedemikian rupa sehingga bisa menjawab segala macam pertanyaan pada operasi dan pertanyaan lain yang strategis.

Penjelasan Faktor Eksternal dalam Bisnis (Lanjutan)

Pada artikel sebelumnya 6 faktor eksternal yang dijelaskan bersumber dari analisis PESTEL. Pada artikel ini sisa dari faktor eksternal yang akan dijelaskan adalah berasar dari Five Force analysis. Analisis lima kekuatan ini sangat umum dipergunakan oleh para leader bisnis untuk memahami industri mereka. Diperkenalkan oleh Profesor Michael Porter  pada tahun 1979.  Alat analisa ini sudah lama dipergunakan dan masih cukup populer hingga saat ini. Berikut lanjutan penjelasan analisa lima kekuatan menurut Ketchen (2011):

7.  Persaingan (Rivalry)
kompetitor atau pesaing  dalam sebuah industri adalah sebuah perusahaan atau unit bisnis yang menghasilkan produk atau jasa yang mirip atau sama jenisnya. Dalam persaingan ini  dilakukan banyak pergerakan seperti iklan, diskon dan penawaran baru. Mereka bermanufer satu sama lain untuk mempertahankan pelanggan atau menarik pelanggan baru. Karena para pesaing berusaha untuk melayani sekumpulan pelanggan yang sama secara umumnya, maka persaingan menjadi semakin intens.

8. Pendatang Baru (New Entrant)
Berkompetisi dalam sebuah industri yang menguntungkan adalah hal yang diidamkan oleh sebuah bisnis, namun hal ini juga bisa menarik perhatian yang tidak diinginkan dari luar industri. Pendatang baru potensial memang tidak begitu bisa bersaing namun tidak ada yang bisa menebak apa yang akan terjadi di masa depan. Pendatang baru cenderung menurunkan potensi keuntungan dalam sebuah industri dengan meningkatnya kompetisi.  Maka dari itu bagian eksekutif perlu melakukan analisa bagaimana jika ada satu atau lebih pendatang baru masuk ke dalam industri tersebut sebagai usaha yang dilakukan untuk memahami pontensi keuntungan sisa yang ditawarkan oleh industri tersebut.

9. Produk Substitusi (Subtitute)
Eksekutif perusahaan harus mengambil alih tidak hanya pada persaingan langsung dalam industri tersebut, namun juga pada pemain di industri lain yang bisa mencuri pelanggan mereka. Produk substitusi menawarkan barang atau jasa yang berbeda dari yang ditawarkan pesaing dalam sebuah industri namun masih bisa memenuhi kebutuhan serupa yang ditawarkan oleh industri tersebut. Seberapa kuat ancaman dari produk substitusi in tergantung pada bagaimana efektifnya produk subsitusi tersebut dapat melayani pelanggan dalam industri tersebut.

10. Pemasok (Supplier)
Pemasok menyediakan pasokan (inputs) yang dibutuhkan oleh sebuah perusahaan dalam sebuah industri untuk membuat barang dan jasa yang kemudian ditawarkan kepada pembeli. Berbagai macam pasokan sangat penting bagi sebuah perusahaan, seperti bahan baku, sumber keuangan dan pekerja. Kekuatan tawar pemasok bisa dikatakan kuat jika pasokan hanya dipasok oleh beberapa pemasok saja, atau pemasok lebih terkonsentrasi atau juga tidak ada bahan pengganti yang bisa disediakan oleh pemasok. Kondisi semacam ini juga menghambat pesaing untuk bisa mendapatkan bahan yang lebih kompetitif.

11. Pembeli
Pembeli membeli barang dan jasa yang diproduksi oleh sebuah perusahaan dalam sebuah industri. Kekuatan tawar pembeli bisa dikatakan besar apabila barang yang diproduksi oleh perusahaan hanya diserap oleh satu atau beberapa perusahaan yang terkonsentrasi, sedangkan jika sebaliknya yaitu kekuatan tawar pembeli lemah jika pembelian barang hanya dalam volume yang kecil dan pembeli sangat banyak.

Penjelasan Faktor Eksternal dalam Bisnis

Berjalannya sebuah bisnsi sangat terpengaruh sekali dengan segala macam perubahan pada lingkungannya. Faktor lingkungan ini lah yang kemudian kita anggap sebagai faktor eksternal. Dalam Ketchen (2011) secara umum faktor lingkungan ini bisa diketahui melalui analisa PESTLE dan Five Force. PESTLE sendiri adalah singkatan dari Political, Economiv, Social, Technological, Legal dan Environment sedangkan Five Force yaitu pemasok (supplier), pendatang baru (New Entrants), pembeli (Buyer), produk subtitusi (subtitutes) dan persaingan (Rivalry). Jika ditotal faktor dari lingkungan yang berpengaruh terhadap sebuah unit bisnis secara umum menurut Ketchen ada 11 buah. Di luar dari sebelas faktor ini sebenarnya masih banyak, namun faktor yang paling signifikan berpengaruh adalah sejumlah ini. Berikut penjelasannya :

1. Politic (politik)
Bagian politik ini berpusat pada peraturan dari pemerintah dalam membentuk bisnis. Elemen yang terkandung dalam bagian ini adalah peraturan perpajakan, perubahan pada tarif dan hambatan perdagangan, dan stabilitas pemerintahan.  Elemen dari bagian ini yang menghambat kegiatan suatu bisnis maka bisa kita sebut sebagai ancaman sedangkan yang mendorong sebuah bisnis adalah peluang. 

2. Economic (Ekonomi)
Bagian sekonomi ini berpusat pada kondisi ekonomi di mana sebuah organisasi beroperasi. Beberapa hal yang berpengaruh terhadap kondisi ekonomi yaitu tingkat suku bunga, tingkat inflasi, nilai PDB, tingkat pengangguran, tingkat pendapatan negara dan pertumbuhan atau perlambatan ekonomi. 

3. Social (Sosial)
Beberapa hal yang tergolong dalam faktor sosial ini adalah ukuran populasi, umur, percampuran etnis, dan tren di dalam masyarakat yang menjadi budaya.

4. Technology (Teknologi)
Bagian teknologi ini berpusat pada perbaikan produk dan jasa yang dihasilkan oleh ilmu pengetahuan. Beberapa faktor yang terkait contohnya adalah perubahan kecepatan dalam pengembangan produk, peningkatan otomasi,  dan kemajuan dalam industri pengiriman.

5. Environmental (Lingkungan)
Bagian lingkungan ini meliputi segala macam kondisi fisik yang terjadi pada tempat organisasi tersebut berjalan, seperti bencana alam, level polusi, pola iklim dan lain sebagainya.

6. Legal (Legalitas)
Bagian ini berpusat pada bagaimana hukum berpengaruh terhadap aktivitas bisnis. Beberapa contoh faktor legalitas ini adalah hukum/peraturan pekerja, peraturan kesehatan dan keamanan pekerja, peraturan tentang diskriminasi, hukum anti monopoli.

(next)

Senin, 26 Juni 2017

Strategi dalam hidup

sumber : (link) majiho deviantart
Manusia hidup di dunia ini diberi modal yang sangat besar sekali oleh Sang Pencipta yaitu keberadaan akal. Dengan tingkat kompleksitas materi yang ada di dunia ini beserta beragam persoalan yang muncul maka manusia akan bisa melaluinya dengan modal akal. Sebenarnya tidak hanya akal yang diberikan sebagai modal, namun segalanya. Tangan yang bisa menggenggam, kaki yang jenjang yang bisa berlari, struktur gigi dan pencernaan yang tidak hanya bisa untuk memakan tumbuhan namun juga hewan, potensi untuk hidup di udara, membuat pesawat, berenang, memanjat, tubuh yang sehat, hewan-hewan ternak yang bisa dijinakkan, sungguh merupakan sebuah modal yang sangat besar. So, tidak hanya akal saja modal kita. Akal hanyalah pembeda, itu pun bukan satu-satunya pembeda. Ada hati di dada yang menyertainya.

Tidak bisa kita pungkiri bahwa dunia adalah sebuah tempat untuk menguji manusia. Akan ditempatkan ditempatkan di mana kelak tergantung hasil yang kita peroleh di dunia ini yang bersumber dari segala macam niat, sikap, perkataan, dan perilaku yang telah kita wujudkan dalam memandang dan menghadapi sebuah problematika. Problematika yang tak kunjung berakhir sampai nyawa kita putus dari badan kita. Sebagai salah satu makhluk yang diberi akal yang merupakan modal terbesar kita maka kita bisa mengorganisasikan dan mengkoordinasikan segala macam sumber daya yang kita miliki untuk bisa mencapai tujuan yang kita inginkan, Kebagahiaan, eh ini typo beneran yang sengaja tidak saja backspace hahaha :). Yang saya maksud adalah kebahagiaan, yang maunya kita tidak hanya pada akhirat saja (yang yakin akan hari akhir atau akhirat) namun juga dunia. Maka kita harus menggunakan sumber daya potensial kita yang paling utama, yaitu akal untuk bisa memanfaatkan dengan maksimal sumber daya kita yang lain. Istilahnya "Mengakali" yang sebelmnya telah kita inisiasi dengan "Rencana".

Rencana adalah istilah yang sangat umum. Bahasa inggrisnya plan, kemudian kita mlekukan planning yang jika diterjemahkan kasar berarti me"rencana", maksudnya membuat rencana. Sebuah alur tahapan yang akan kita jalani yang kita buat dan perkirakan bisa mengatasi kejadian yang diperkirakan juga akan terjadi untuk mencapai tujuan kita. Definisi rencana di atas adalah "karangan" saya. Ada istilah lebih keren daripada rencana, yaitu Strategi. Begitu pentinya strategi ini maka sudah ada mata kuliahnya sendiri yang menguliknya dengan nama strategi manajemen. Namun ada juga sih satu ahli yang menyebut strategi ini sesimple strategi adalah rencana. Ya kalo dipikir memang sama sih, cuma pengembangannya aja yang berbeda. Namun jangan heran kalo ada istilah lain yaitu strategic planning its mean perencanaan strategis. Istilahnya digabung

apa itu strategi? Dalam Strategic Management-nya Colin White (2012) kata strategy tidak dibatasi hanya pada penggunaan pada tataran manajemen saja karena jika ditilik dari sejarahnya berasal dari yunani strategos yang berarti seorang prajurit atau pemimpinnya. Jadi pada awalnya istilah strategi ini cenderung dipakai oleh militer dalam peperangan. Strategi termasuk di dalamnya dua hal yaitu keseluruhan tujuan spesifik  pada sasaran militer dan keberhasilan implementasi dari strategi tersebut. Oleh karena itu di dalamnya termasuk penyusunan sumber daya secara luas pada setiap tugas dan penyebarannya secara efektif, serta antisipasi secara simultan terhadap apa yang akan dilakukan oleh musuh, sumber daya yang dimilikinya serta kemampuan perang tentaranya. Strategi perlu diimplementasikan secara efisien seperti pada persiapan yang hati-hati, pelatihan yang baik dan penggunaan taktik yang jitu.  Di sini dijelaskan taktik ternyata dimasukkan ke dalam strategi juga. Jika istilah strategi digunakan dalam cakupan perang secara keseluruhan, namun taktik digunakan dalam setiap pertempuran (battle). Konsep strategi ini kemudian berlanjut dipakai secara luas dalam berbagai bidang termasuk dalam bisnis hingga kita kenal istilah strategi bisnis. Karena apa? karena dalam dunia bisnis itu layaknya perang, ada banyak hal yang bisa jadi kita anggap musuh karena merugikan kita, dan bisa jadi juga ada yang kita anggap sebagai kawan karena saling menguntungkan.

Dalam hidup manusia sebenarnya juga telah diterapkan konsep strategi secara alamiah karena strategi adalah hasil dari oleh pikir manusia itu sendiri. Seorang muslim juga harus memahami apa yang disebut strategi tersebut karena sejatinya umat islam harusnya sudah mengetahui apa yang dimilikinya sebagai sumber daya dan apa yang menjadi ancaman di dunia ini termasuk dari musuhnya yaitu syaiton. Dalam kajian mengenai strategi ini dikenal sebuah analisis yang cukup populer, yaitu SWOT. Analisis ini akan kita babar lain waktu, namun pada intinya ini merupakan strategi yang mendasar karena mencakup empat hal dasar yaitu Kekuatan (Strengths), Kelemahan (weaknesses), Peluang (oportunities) dan Ancaman (Threats). Seorang manusia hidup memuliki fungsi dan tujuan, istilah kerennya adalah visi dan misi. Visi dari vision yaitu pandangan ke depan atau impian yang kita kenal juga sebagai Innalillahi wa innailaih rojiun dan misi sebagai khalifatulardh. Kita akan bisa menemui apa yang menjadi visi kita jika menjalani misi kita dengan baik dan benar. Sesungguhnya ada keindahan di dalam itu semua. 

Sabtu, 24 Juni 2017

Failed

Pernah merasakan kegagalan? Saya sering, dan sialnya saya mengetahui sendiri sejak awal bahwa jika saya tidak begini maka saya akan gagal. Lucu, apakah dengan pikiran dan sikap yang seperti itu adalah sama saja seperti mendesain kegagalan? Tetapi untungnya selama ini saya masih diselamatkan oleh Sang Pencipta dengan melembutkan hati banyak orang. Namun apakah kali ini saya masih bisa selamat padahal banyak orang yang sudah dilembutkan hatinya tersebut kemudian saya lukai lagi dengan kelalaian yang saya ciptakan sendiri.

Namun di balik semua ini saya mendapat sebuah pelajaran yang sangat hebat. Ternyata saya adalah penakut dan kebanyakan kegagalan adalah disebabkan karena saya sudah kalah sebelum bertanding. Banyak sekali pengalaman yang sudah terjadi selama ini yang seharusnya bisa saya ambil sebagai contoh terhadap diri saya sendiri untuk bisa dijalankan. Keberanian adalah modal awal sebelum sebmangat. Orang tidak mungkin semangat jika tidak memiliki keberanian. Tetapi perlu DIGARISBAWAHI, keberanian itu bukan sebuah rencana. Keberanian adalah saat kita melangkah pertama kali untuk unjuk gigi. Keberanian adalah langkah pertama kali kita keluar yang sebelumnya dirundung cemas. Tidak peduli setelah kita jalan akan berujung sukses atau gagal namun kita tetap maju, itu yang namanya berani. Mungkin saya harus sering-sering menulis tentang hal semacam ini. Jujur ketika menulis ini saya merasa semakin berani dan semangat.

Next talking, tak tau ini ada hubungannya denan paragraf sebelumnya atau tidaki. 4 tahun ini adalah bangkai bagi saya. Saya mandeg dan tidak ada kemajuan. Tidak ada yang patut dipersalahkan selain diri saya sendiri. Namu terlalau banyak menyalahkan diri sendiri juga hasilnya akan tetap sama dan malah semakin tenggelam. Masalah saya sebenarnya hanya satu yaitu kecewa. Kecewa yang membahana bagai badai topan berhujan lebat disertai dengan petir gemurh dan terjadi gempa dan tornado. Rumah hati saya hancur berantakan dan segala penyakit mulai muncul. Sumbernya hanya satu yaitu kecewa. Ini adalah sebuah penyakit inisiasi dari penyakit yang kronis. Seperti kanker. Kalo ada yang baca tulisan ini selain saya yang sedang mengalami sbeuh kekecewaan, please, segeralah buang rasa kecewa itu. 4 tahun ini saya hampir menjadi orang gila, sungguh. Lalu obatnya apa? Banyak sekali. Tetapi ada satu hal yang menjadi kunci keampuhan obat itu, KONSISTEN. Saya kira semua oran juga sudah tau obat-obat yang saya maksud, namun kalo kendor sebentar saja seolah-olah obat itu laksana kain dalam bara lampu petromak. Minyak dan tekanan udara petromah harus terus tersedia cukup banyak dan jangan dibiarkan kendur atau tergoncang. Kendur dikit aja dan kemudian tergoncang kain itu akan luruh. So, WE HAVE TO CONSOSTENT, walaupun memang susah. But JUST DO IT. Do What you can do, what you have to do. Just moving forward, not only move on.

Tulisan di link INI Menyentak Kalbu Saya yang paling dalam. wkwkwkw...

Rabu, 07 Desember 2016

Dont stop me now!

Bagaimana jika kita sedang berkendara motor dengan kecepatan 200kmph lalu tiba-tiba dipaksa ngerem hanya karena harus menjawab orang yang berkata, "hei, apakabar?". Saya pastikan saya kemungkinan besar akan jatuh kecelakaan. Saya memang dari kecil ketika sudah atau sedang fokus mengerjakan sesuatu ketika ada teman yang bertanya ya saya diamkan saja, walaupun saya tau dia sedang bertanya. Bukan niat saya mengabaikannya namun itu memang kelemahan saya. Kalau saya tanggapi mungkin baik sesaat namun akan menjadikan saya buruk karena kelupaan di mana saya berhenti tadi dan loss fokus.

Di rumah saya akui memang sedikit paling beda dengan yang lain. Saat adik, ibu dan bapak bisa melakukan multitasking dalam pekerjaannya maka saya tidak bisa. Kalau saya sudah didaulat untuk mengerjakan satu hal saya akan mengabaikan yang lain karena saya tidak mampu. Dulu ketika smp saya seolah-olah bisa multitasking, namun mulai sma sampai sekarang saya mulai ragu karena memang tidak bisa.

So, jadi sekarang ketika banyak yang bertanya-tanya mengenai saya namun seolah seperti saya abaikan, tidak seperti itu sebenarnya. Saya memang sedang menerjakan sesuatu hal yang saya harus fokus dan tidak bisa untuk beralih karena saya loss fokus dan pekerjaan saya menjadi buyar. Makanya sekarang saya full time di kamar dan saya tutup agar sedikit noise yang tersisa.

quality function deployment (awal)

Sedikit membicarakan tentang qfd, walaupun saya belum begitu jelas mengenainya. Saya baru membaca sedikit karena dulu hanya membaca sepintas, belum detil sehingga lupa.

Quality function deployment. Ada tiga kata di sini yang membentuk qfd yaitu quality = kuali-tas (bukan kuali sama tas, hehe), function = fungsi, deployment = (cek kamus dulu) penyebaran. Terjemahan ngawurnya qfd adalah penyebaran fungsi kualitas.

Saya kurang begitu mengerti kenapa dinamai seperti ini, yang pasti qfd merupakan suatu metode pengembangan produk dengan menyaring segala macam kebutuhan dan keinginan dari konsumen. Semakin banyak konsumen maka semakin banyak informasi-informasi yang menunjukkan kebutuhan dan keinginan mereka maka perlu dilakukan pemeringkatan berdasarkan prioritasnya. Pada tahap awal dari qfd ini dalam pengumpulan informasi dari konsumen yang berasal dari wawancara atau survey maka diagram afinitas boleh masuk, di sini ada penjelasan tentang diagram tersebut (walau agak sedikit jelas translasinya kurang diedit tapi gak apa-apa lah). Dalam buku manajemen industri karya irman hakim nasution disebutkan bahwa affinity diagram digunakan untuk mengumpulkan data, mengorganisasikan fakta, opini dan ide. Dengan alat ini maka akan merangsang untuk munculnya ekspresi bebas dari fakta dan opini yang kemudian akan dikelompokkan berdasarkan pertaliannya.


Selasa, 25 Oktober 2016

Peneliti ekspert dan peneliti pemula

peneliti, by tangiblebranding.com
Saya baru saja melihat beberapa penelitian yang di dalamnya bertujuan membuat suatu alat untuk mengatasi masalah yang ada dan untuk berbagai tujuan. Beberapa di antaranya sebelum melakukan development alat mereka menyaring dengan metode statistik apakah perlu dilakukan pengembangan alat. Saya belum melihat laporan utuh yang seperti itu namun seingat saya dahulu waktu mengerjakan tugas pengembangan produk adalah dengan mencari dahulu parameter-parameter yang melekat pada calon alat kita, baru setelah itu dibuat kuesioner awal. Kuesioner awal ini berisi pertanyaan-pertanyaan yang wajib diuji validitas dan realibiliatsnya dengan meminta pendapat para ahli atau dengan praktisi sebanyak minimal 10 orang. Pada pertanyaan-pertanyaan yang lolos maka bisa dibuat kuesioner lagi untuk mengambil pendapat kepada konsumen. Namun jika belum lulus maka harus diperbaiki lagi dan dilakukan uji lagi. Selanjutnya kuesioner yang sudah jadi tadi barulah disebarkan kepada responden sejumlah sampel atau minimal 30 jika banyak.

Di sini lah baru kita dapatkan informasi. Namun inti dari melaukan ini tadi adalah mencari informasi, namun dengan metode yang lebih ilmiah dan jelas kuantitatif. Namun sebenarnya ada juga metode kualitatif untuk mendapat informasi misalnya dengan wawancara langsung, focus group discusion, delphi apa itu saya lupa. Seperti pada penelitian pengembangan produk ini ada juga yang langsung membuat kesimpulan bahwa akan dilakukan pengembangan produk atau pembuatan produk/alat untuk objek tertentu, misalnya yang baru saya baca adalah alat pembersih produk empon-empon dengan semprotan air bertekanan tinggi.

Saya kira pengambilan informasi yang dilakukan di sini hanyalah wawancara dan studi pustaka, namun karena yang meneliti adalah seorang peneliti yang memang sudah ekspert di bidangnya dan lagi seorang staf kampus maka bisa langsung dilakukan penelitian dan perancangan produk sampai pembuatan prototipe dan percobaan penggunaannya. Mungkin karena di sini yang melakukan penelitian sudah termasuk orang yang ekspert di bidangnya maka informasi akan kebutuhan konsumen/objek di pasar sudah dia kuasai dan dimengerti betul maka segala macam kesimpulannya adalah merupakan cerminan dari objek tadi dan dapat dipercaya. Ini lah alasan kenapa harus dilakuakan pengumpulan informasi secara ilmiah dengan metode statistika yang sudah baku agar informasi yang kita pakai valid dan handal sehingga hasilnya akan lebih baik lagi.

Senin, 24 Oktober 2016

Value engineering -awal

Value engineering adalah suatu susunan metode untuk mengurangi biaya produksi atau penggunaan barang dan jasa tanpa menurangi mutu yang diperlukan atau performa (dari sini).Value engineering merupakan sebuah kegiatan merekayasa teknis dari perencanaan bangunan yang sudah ada tanpa mengurangi fungsi struktur maupun arsitektur bangunan sehingga didapatkan biaya pelaksanaan dan pekerjaan yang lebih murah (dari sini) Untuk pengertian ini merupakan pengertian ve yang digunakan dalam ilmu teknik sipil, namun yang menjadi perhatian adalah pada pengertian ini produk atau bangunan sudah ada sehingga yang dilakukan adalah dengan merekayasa yang sudah ada. Kita harus cari lagi yang lainnya.

Di sini saya menemukan sebuah cerita tentang sejarah value engineering, yang dikembangkan oleh Lawrence Miles yang bekerja pada perusahaan General Electric di Amerika selama perang dunia kedua. Perang terjadi dan terjadi pula kekacauan bisnis di dunia yang menyebabkan pasokan bahan baku untuk industri menjadi susa/terhambat. Namun demikian perusahaan tetap beroperasi pada kapasitas maksimumnya dalam memenuhi tujuannya/idealisnya dalam ekspand produksi.

Si Miles ini bertanggungjawab pada pengadaan bahan baku untuk perusahaan dan dia menyadari bahwa dia tidak bisa memenuhi satu bagian dari bahan baku tersebut jadi harus diperoleh pengganti bahan baku yang memiliki fungsi yang sama. Value engineering ini dimulai dengan kreativitas, pendekatan yang berdasarkan kerja tim yang membangkitkan alternatif-alternatif guna mendapatkan solusi. Karena general elektrik adalah perusahaan  manufaktur maka termonologi yang dipakai dalam metode ini adalah “engineering” yang terlihat lebih sesuai pada waktu itu daripada “management”. Kemudian pada abad 20 value engineering mengalami banyak modifikasi karena sudah dipakai di banyak negara dan bidang untuk menyesuaikan kebutuhan yang ada yang kemudian kita kenal ada value management, value planning, value engineering dan value analysis yang kita kenal sebagai teknik-teknik yang berkaitan dengan nilai.

Nanti akan saya tambah lagi.

Minggu, 23 Oktober 2016

UU-Kriteria UMKM no 20 tahun 2008

UKM dapat dibedakan bisa berdasarkan jumlah modal dan jumlah pekerjanya. Negara sudah mengatur dan menstandarkan (mengkalibrasi kalo alat) melalui undang-undang yang telah disahkan sejak tahun 2008. File uu nya sudah banyak dan bertebaran di dunia maya, tetapi saya upload lagi saja sebagai tabulasi referensi.

DOWNLOAD UU-Kriteria UMKM no 20 tahun 2008