Selasa, 27 Juni 2017

Keunggulan Kompetitif

Keunggulan kompetitif didefinisikan oleh Shahmansouri sebagai posisi unik yang dimiliki oleh sebuah perusahaan atau unit bisnis atau organisasi yang digunakan untuk melawan saingannya dengan cara menggunakan sumber daya yang dimilikinya secara lebih efektif. Penggunaan sumber daya dan kondisi sumber daya yang dimilikinya ini kemudian menjadi sebuah faktor yang berpengaruh terhadap unggul atau tidaknya sebuah organisasi. Faktor sumber daya sebuah organisasi ini jamak disebut sebagai faktor internal karena berasal dari internal organisasi itu sendiri. Berikut beberapa faktor internal yang dipaparkan oleh Freed David :

1. Manajemen
Fungsi manajemen secara umum terdiri dari lima basis aktivitas yaitu perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), motivasi (motovating), pengaturan staff (staffing), dan pengendalian (controlling).

2. Pemasaran
Pemasaran bisa dideskripsikan sebagai proses pendefinisian, pengantisipasian, penciptaan dan pemenuhan kebutuhan dan keinginan pelanggan akan produk dan jasa. Terdapat tujuh fungsi dasar pemasaran yaitu 1) analisis pelanggan 2) penjualan produk/jasa 3)perencanaan produk dan jasa 4) penetapan harga 5) distribusi 6)riset pasar dan 7)analisis peluang

3. Keuangan/akuntansi
Penentuan kekuatan dan kelemahan keuangan sebuah organisasi adalah penting bagi formulasi strategi. Keterangan-keterangan yang biasa dilihat di dalam keuangan ini antara lain likuiditas perusahaan, leverage, modal kerja, keuntungan, penggunaan aset, kesflow dan ekuitas.

4. Produksi/operasi
Fungsi produksi/operasi sebuah bisnis terdiri dari semua aktivitas yang mentransformasikan input menjadi barang dan jasa. Roger Schroeder dalam David ini menjelaskan bahwa pada bagian produksi/operasi ini terdapat lima fungsi yaitu proses, kapasitas, inventory, tenaga kerjja dan kualitas.

5. Riset dan Pengembangan
Banyak perusahaan saat ini tidak mengadakan bagain Riset dan pengembangan, namun banyak perusahaan lain yang bergantung pada bagian ini untuk bertahan hidup. Sebuah perusahaan berinvestasi pada penelitian dan pengembangan karena mereka percaya bahwa investasi yang dilakukan akan membuahkan produk dan jasa yang superior dan akan memberikan keunggulan kompetitif. Pengeluaran pada Litbang ini secara langsung digunakan untuk mengembangkan produk baru sebelum didahului oleh pesaing, memperbaiki kualitas produk, atau memperbaiki proses pembuatan produk untuk menurunkan biaya.

6. Sistem informasi Manajemen
Tujuan dari sistem informasi manajemen adalah untuk memperbaiki performansi perusahaan dengan cara memperbaiki kualitas pengambilan keputusan manajerial. Sebuah sistem informasi yang efektif yaitu dengan cara mengumpulkan, mengkodekan, menyimpan, mensintesis dan menyuguhkan informasi sedemikian rupa sehingga bisa menjawab segala macam pertanyaan pada operasi dan pertanyaan lain yang strategis.

0 komentar:

Posting Komentar