![]() |
| sumber : (link) majiho deviantart |
Tidak bisa kita pungkiri bahwa dunia adalah sebuah tempat untuk menguji manusia. Akan ditempatkan ditempatkan di mana kelak tergantung hasil yang kita peroleh di dunia ini yang bersumber dari segala macam niat, sikap, perkataan, dan perilaku yang telah kita wujudkan dalam memandang dan menghadapi sebuah problematika. Problematika yang tak kunjung berakhir sampai nyawa kita putus dari badan kita. Sebagai salah satu makhluk yang diberi akal yang merupakan modal terbesar kita maka kita bisa mengorganisasikan dan mengkoordinasikan segala macam sumber daya yang kita miliki untuk bisa mencapai tujuan yang kita inginkan, Kebagahiaan, eh ini typo beneran yang sengaja tidak saja backspace hahaha :). Yang saya maksud adalah kebahagiaan, yang maunya kita tidak hanya pada akhirat saja (yang yakin akan hari akhir atau akhirat) namun juga dunia. Maka kita harus menggunakan sumber daya potensial kita yang paling utama, yaitu akal untuk bisa memanfaatkan dengan maksimal sumber daya kita yang lain. Istilahnya "Mengakali" yang sebelmnya telah kita inisiasi dengan "Rencana".
Rencana adalah istilah yang sangat umum. Bahasa inggrisnya plan, kemudian kita mlekukan planning yang jika diterjemahkan kasar berarti me"rencana", maksudnya membuat rencana. Sebuah alur tahapan yang akan kita jalani yang kita buat dan perkirakan bisa mengatasi kejadian yang diperkirakan juga akan terjadi untuk mencapai tujuan kita. Definisi rencana di atas adalah "karangan" saya. Ada istilah lebih keren daripada rencana, yaitu Strategi. Begitu pentinya strategi ini maka sudah ada mata kuliahnya sendiri yang menguliknya dengan nama strategi manajemen. Namun ada juga sih satu ahli yang menyebut strategi ini sesimple strategi adalah rencana. Ya kalo dipikir memang sama sih, cuma pengembangannya aja yang berbeda. Namun jangan heran kalo ada istilah lain yaitu strategic planning its mean perencanaan strategis. Istilahnya digabung
apa itu strategi? Dalam Strategic Management-nya Colin White (2012) kata strategy tidak dibatasi hanya pada penggunaan pada tataran manajemen saja karena jika ditilik dari sejarahnya berasal dari yunani strategos yang berarti seorang prajurit atau pemimpinnya. Jadi pada awalnya istilah strategi ini cenderung dipakai oleh militer dalam peperangan. Strategi termasuk di dalamnya dua hal yaitu keseluruhan tujuan spesifik pada sasaran militer dan keberhasilan implementasi dari strategi tersebut. Oleh karena itu di dalamnya termasuk penyusunan sumber daya secara luas pada setiap tugas dan penyebarannya secara efektif, serta antisipasi secara simultan terhadap apa yang akan dilakukan oleh musuh, sumber daya yang dimilikinya serta kemampuan perang tentaranya. Strategi perlu diimplementasikan secara efisien seperti pada persiapan yang hati-hati, pelatihan yang baik dan penggunaan taktik yang jitu. Di sini dijelaskan taktik ternyata dimasukkan ke dalam strategi juga. Jika istilah strategi digunakan dalam cakupan perang secara keseluruhan, namun taktik digunakan dalam setiap pertempuran (battle). Konsep strategi ini kemudian berlanjut dipakai secara luas dalam berbagai bidang termasuk dalam bisnis hingga kita kenal istilah strategi bisnis. Karena apa? karena dalam dunia bisnis itu layaknya perang, ada banyak hal yang bisa jadi kita anggap musuh karena merugikan kita, dan bisa jadi juga ada yang kita anggap sebagai kawan karena saling menguntungkan.
Dalam hidup manusia sebenarnya juga telah diterapkan konsep strategi secara alamiah karena strategi adalah hasil dari oleh pikir manusia itu sendiri. Seorang muslim juga harus memahami apa yang disebut strategi tersebut karena sejatinya umat islam harusnya sudah mengetahui apa yang dimilikinya sebagai sumber daya dan apa yang menjadi ancaman di dunia ini termasuk dari musuhnya yaitu syaiton. Dalam kajian mengenai strategi ini dikenal sebuah analisis yang cukup populer, yaitu SWOT. Analisis ini akan kita babar lain waktu, namun pada intinya ini merupakan strategi yang mendasar karena mencakup empat hal dasar yaitu Kekuatan (Strengths), Kelemahan (weaknesses), Peluang (oportunities) dan Ancaman (Threats). Seorang manusia hidup memuliki fungsi dan tujuan, istilah kerennya adalah visi dan misi. Visi dari vision yaitu pandangan ke depan atau impian yang kita kenal juga sebagai Innalillahi wa innailaih rojiun dan misi sebagai khalifatulardh. Kita akan bisa menemui apa yang menjadi visi kita jika menjalani misi kita dengan baik dan benar. Sesungguhnya ada keindahan di dalam itu semua.

0 komentar:
Posting Komentar