Jumat, 30 Juni 2017

Media berita itu tidak penting

Rangorang jaman sekarang ini cenderung terlalu cepat menyimpulkan suatu masalah dan terlalu ahli dalam menilai sikap dan keputusan orang lain. Padahal kebanyakan dari mereka hanya mendapat secuil informasi dari media, lebih-lebih media sosial yang hanya berupa kabar. Saya jadi merasa mendatangi tempat sampah ketika mampir ke media sosial, apapun media sosial itu. Rangorang cenderung mudah sekali menelan mentah-mentah rumor yang beredar. Saya jadi kasian, sekaligus jengah. Betapapun banyak sekali ahli dan orang alim yang telah memberitahu agar jangan sebegitu mudahnya menderima kabar, lebih-lebih menyebarkan kabar. Namun tetap saja hal itu berjalan laksana rutinitas.

sumber : weekly world news, blogger
Intensitas. Saya rasa hal itu yang menjadi sebuah masalah. Orang kemudian bisa berubah menjadi bau parfum jika dia terlalu intens menyemprotkan dirinya dengan parfum. Orang akan menjadi pendek pemikirannya jika sangat intens dengan berita-berita kilat, pendek yang datang bertubu-tubi. Sialnya berita pendek itu belum tentu benar dan antara satu berita dengan berita lainnya tidak ada sambungannya yang jelas dan tidak ada ilmu yang bersambung pula. Jujur saya ini, jika saya analisis sendiri termasuk orang yang saya anggap kasian juga. Mungkin satu-satunya orang yang saya anggap kasian adalah diri saya sendiri, kalo gak salah. Maka dari itu saya mencoba untuk bisa meninggalkan media informasi yang bersifat News atau berita.

People die everyday, pencurian ada setiap hari, perampokan, pemerkosaan, tabrakan dan lain-lain dan hal-hal tersebut bukanlah sesuatu yang baru lagi. Tetapi walaupun begitu media masa, tv berita, situs berita dan blog-blog berita semakin tinggi ratingnya. Hal ini menandakan bahwa sebenarnya rangorang itu sangat curious sekali, cuma salah media. Seandainya rasa ingin tahu itu berasal pada ilmu yang berguna saja...SAJA...maka ilmu yang baik akan masuk dan mengendap di tubuh kita. Namun berita-berita yang berifat hasad dan palsu itu mengotorinya sehingga jalur-jalur antara memori-sensori-motorik terganggu. Banyak sudah ilmu  mengendap di memori kita tetapi kita kesulitan mengaksesnya, seperti saya ini. Teori saya begitu sih, nggak tau yang sejatinya bagaimana. Yasudah saya akan mencoba praktik sendiri lah, siapa tau nanti akan berhasil. 

pilihan cara mati

Keberanian tidak membuat engkau mati cepat, dan pengecut tidak membuat mati lama. Semua tetap akan mati pada waktunya. 

Kamis, 29 Juni 2017

Bunga Simalakama

sumber : deviantart-by djoput
Saya merasa aneh ketika berjalan di jalan rasa, belajar di sekolah, dan mendapat segala macam benefit dari segala struktur kewajiban negara kepada rakyatnya yang negara tersebut mendapatkan keuntungan dari suksesnya bisnis bank di negeri ini. Bank, sebuah badan di mana riba menjadi faktor utama pendapatan dan sumber keuntungan. Setitik saja nila tetes, rusaklah susu se lautan. Jadi tidak mungkin dipungkiri bahwa kita semua sekarang sedang berendang di lautan api riba. Riba, istilah formalnya di Negara ini adalah suku bunga, kalau lebih internasionalnya interest rate. Saya benar-benar merasa sangat heran dengan negara ini, kog bisa-bisanya sejak jaman dahulu sistem perbankan yang diterapkan adalah sesuatu hal yang sangat dilarang dalam agama Islam, padahal mayoritas penduduknya adalah beragama islam. Apakah tidak ada yang sadar orang-orang ini, yang mengakunya percaya kepada Allah tetapi mengabaikan perintah Allah. Tetapi tidak mungkin juga tidak ada yang menentangnya, mengingat kiprah ulama dan umat yang sangat besar sekali dari jaman dahulu. Terpaksa saya mencari tau sejarah perkembangan perbankan di negeri ini, tetapi kog ya rasanya malas, tetapi mau tak mau saya harus mau mencarinnya.

Menurut wikipedia di link INI bank di indonesia sudah ada sejak jaman belanda tahun 1828 yaitu De javasche Bank, NV. Saya kira mulai saat itu lah sistem perbankan yang lebih formil mulai menjadi semakin mengakar di Negeri ini. Saya yakin juga sebenarnya sistem pinjem meminjam uang yang berbunga juga sudah diterapkan masyarakat Nusantara sejak jaman dahulu, hanya saja tidak sebesar ketika belanda datang dan menempatkan sistem riba tersebut. Namun bisa kita lihat sejak jaman perjuangan bank-bank malah menjadi bertambah dan menjamur hingga sekarang ini. Seperti ada sesuatu yang tak tersentuh oleh kalangan muslim meskipun menjadi mayoritas. Buktinya sejak jaman belanda bank-bank tersebut semakin subur, bahkan dipupuk juga oleh orang pribumi yang notabene juga mengaku muslim. Sungguh mengherankan.

Bank adalah badan pengelola uang yang mendapat pemasukan selain dari biaya administrasi nasabah juga tingkat bunga pada uang yang dipinjam darinya. Walaupun begitu bank juga memberikan bunga kepada orang yang menabung. Namun dengan melihat keadaan sekarang ini bank-bank yang ada semakin makmur, ditambah lagi dengan bermunculnya bank-bank kecil atau badan-badan usaha semacam koperasi dengan sistem bunga yang semakin menjamur, mengindikasikan bahwa sistem yang diterapkan memang sangat menguntungkan. Lalu apa yang kemudian terjadi dengan umat muslim yang sampai saat ini masih mayoritas? Masih di bawah lantai menjadi keset sistem api ini. Kenapa saya sebut sistem api? Karena dia laksana negara api yang menyerang, semuanya dibakar sampai ludes, hingga habis semua termasuk harga diri orang-orang yang mengaku muslim itu.

Di negara ini organisasi islam pun banyak dan dua yang paling besar adalah Muhammadiyah dan NU. Di antara organisasi itu hampir tidak ada yang secara langsung kontra dengan sistem perbankan yang dlarang dalam syariat islam padahal semboyan utama yang pasti dikoar-koarkan adalah ammar ma'ruf nahi munkar. Tetapi bisa sedikit dipahami juga bahwa tidak semua ammar ma'ruf nahi munkar bisa dijalankan. Paling enggak ammar ma'ruf saja dahulu dan perjuangan masih berlanjut. Tidak ada paksaan dalam beragama, termasuk dalam hal muamalah. Seperti fenomena jilbab yang baru pada tahun 2000an ini mulai membesar.

Akhir-akhir ini semangat orang islam mulai terlihat dengan terhembusnya isu-isu yang berkontra secara langsung dengan jati diri islam oleh beberapa pihak. Saya tidak tau apa yang ada dibelakangnya namun melihat kejadiaan pki jaman dulu, manusia nusantara ini sangat marah jika hal-hal yang dianggap prinsipal termasuk tokoh yang dianggap panutan dihabisi, kehormatan dan nyawanya. Ada satu sifat khas dari manusia di negara ini yang tidak luntur sampai sekarang, manusia-manusia ini mudah larut dalam tidurnya atau mabuk kepayang jika kondisi negara cukup stabil. Saat kondisi terlalu stabil tersebut maka harga dirinya mulai digembosi sedikit demi sedikit tanpa diketahui oleh sebuah kekuatan dan nafsunya sendiri. Perlu momentum besar untuk menggedor tubuhnya agar beruncang sehingga sadar harga dirinya sudah terlalu jatuh.

Jika dilihat dengan sejarah penyebaran agama islam, cukup masif dan sangat cepat walaupun harus dengan cara yang berbeda. Penyebaran islam melalui pedagang atau secara langsung kepada masyarakat kurang bisa terlihat signifikan, walaupun tetap berhasil namun dalam jumlah yang tidak banyak. Beda ketika orang-orang besar sudah mengenal islam, para raja-raja dan kaum brahman atau cendekia, maka perkembangan islam menjadi sangat cepat. Orang-orang nusantara cenderung mudah ikut dan menurut dengan orang yang dianggap tokoh, yang brahmana dan ksatria, dalam arti orang yang memiliki kekuatan dan dianggap pemimpin. Saya kira tidak akan mudah jika menginginkan sistem riba hilang dan berganti dengan yang sesuai tanpa kekuatan dan kekuasaan. 

Rabu, 28 Juni 2017

QSPM (qUANTITATIC sTRATEGIC pLANNING mATRIX

Matriks QSPM adalah matriks yang digunakan untuk menentukan beberapa opsi yang paling tepat yang berdasarkan pada bobot nilai antara opsi yang ada dan tingkat kemenarikan yang bisa disesuaikan dengan yang terkait. Matriks ini biasa digunakan untuk pemilihan strategi yang paling tepat untuk diterapkan atau untuk mengurutkan prioritas dari segala macam strategi yang dimiliki. Contoh matriknya seperti gambar di bawah :

sumber : freed david 2011

Penggunaannya memang sangat jamak digunakan untuk pemilihan strategi dalam manajeemn strategi namun sebenarnya juga bisa digunakan dalam banyak hal sekali. Bagusnya matriks ini adalah dari hasil strategi yang ada atau pilihan yang ada yang kita dapatkan yang bersifat kualitatif ini kemudian dikuantifikasikan mengenai hal yang bersifat kualitatif subjektif pula, yaitu dengan adanya penilaian Atractive score. Strategi yang ada kemudian disilangkan dengan faktor kunci yang ada yang mencakup keempat hal dalam analisis SWOT yaitu kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Dengan begitu strategi alternatif yang ada bisa  secara langsung diadu dengan faktor kunci yang ada apakah menarik atau tidak. Nilai TAS (total attractive score) atau total kemenarikan yang paling tinggi adalah yang paling tinggi prioritas untuk dijalankan. 

Pentingnya Strategi Bisnis

Saya ingin menerjemahkan singkat tentang pentingnya strategi bisnis yang dipaparkan oleh Thomas Whelen dalam buku manajemen strateginya. Dalam bukunya tersebut dijelaskan bahwa strategi bisnis fokus pada perbaikan posisi kompetitif sebuah perusahaan atau sebuah produk dan jasa dari sebuah unit bisnis dalam industri yang spesifik atau dalam sebuah segmen pasar di mana unit bisnis tersebut berada. Strategi bisnis sangat-sangat penting karena berbagai penelitian menunjukkan bahwa bagaimana keadaan sebuah unit bisnis yang dimiliki oleh sebuah perusahaan akan sangat berdampak kepada performansi perusahaan itu secara keseluruhan, juga pada korporasi atau industri. Strategi bisnis bisa menjadi kompetitif (beradu dengan semua pesaing untuk mendapatkan keuntungan) dan/atau kooperatif (bekerja sama dengan satu atau lebih perusahaan untuk mendapatkan keuntungan dan melawan pesaing yang lain).

Sesungguhnya memang dinamis seperti itu sih ya, karena pada intinya yang diinginkan adalah bagaimana sebuah usaha bisa mencapai apa yang menjadi tujuannya. Dalam pasar secara umum terkadang kawan bisa menjadi lawan, lawan pun bisa menjadi kawan. Seperti microsoft dan apple yang pada awalnya saling beradu kepala. Kini bahkan apple sudah menjadi bagian dari microsoft juga, walaupun perusahaan tetap berjalan sebagaimana mestinya dengan idealisme dan tujuannya.

Posisi kompetitif sebuah perusahaan dalam sebuah industri memang bergantung juga dengan keunggulan kompetitif yang dimilikinya. Umumnya sebuah perusahaan pasti mempergunakan keunggulan kompetitifnya untuk bisa melawan pesaing. Namun dalam berjalannya waktu bisa jadi ada pendatang baru yang memiliki keunggulan kompetitif yang jauh melampaui perusahaan tersebut beserta satu atau beberapa pesaingnya. Ancaman menjadi semakin besar maka harus disusun strategi bisnis yang tidak hanya mengandalkan kekuatan dalam diri, namun bisa mencoba merangkul pesaing untuk diajak kerjasama guna menghadapi ancaman yang lebih besar. 

Selasa, 27 Juni 2017

Keunggulan Kompetitif

Keunggulan kompetitif didefinisikan oleh Shahmansouri sebagai posisi unik yang dimiliki oleh sebuah perusahaan atau unit bisnis atau organisasi yang digunakan untuk melawan saingannya dengan cara menggunakan sumber daya yang dimilikinya secara lebih efektif. Penggunaan sumber daya dan kondisi sumber daya yang dimilikinya ini kemudian menjadi sebuah faktor yang berpengaruh terhadap unggul atau tidaknya sebuah organisasi. Faktor sumber daya sebuah organisasi ini jamak disebut sebagai faktor internal karena berasal dari internal organisasi itu sendiri. Berikut beberapa faktor internal yang dipaparkan oleh Freed David :

1. Manajemen
Fungsi manajemen secara umum terdiri dari lima basis aktivitas yaitu perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), motivasi (motovating), pengaturan staff (staffing), dan pengendalian (controlling).

2. Pemasaran
Pemasaran bisa dideskripsikan sebagai proses pendefinisian, pengantisipasian, penciptaan dan pemenuhan kebutuhan dan keinginan pelanggan akan produk dan jasa. Terdapat tujuh fungsi dasar pemasaran yaitu 1) analisis pelanggan 2) penjualan produk/jasa 3)perencanaan produk dan jasa 4) penetapan harga 5) distribusi 6)riset pasar dan 7)analisis peluang

3. Keuangan/akuntansi
Penentuan kekuatan dan kelemahan keuangan sebuah organisasi adalah penting bagi formulasi strategi. Keterangan-keterangan yang biasa dilihat di dalam keuangan ini antara lain likuiditas perusahaan, leverage, modal kerja, keuntungan, penggunaan aset, kesflow dan ekuitas.

4. Produksi/operasi
Fungsi produksi/operasi sebuah bisnis terdiri dari semua aktivitas yang mentransformasikan input menjadi barang dan jasa. Roger Schroeder dalam David ini menjelaskan bahwa pada bagian produksi/operasi ini terdapat lima fungsi yaitu proses, kapasitas, inventory, tenaga kerjja dan kualitas.

5. Riset dan Pengembangan
Banyak perusahaan saat ini tidak mengadakan bagain Riset dan pengembangan, namun banyak perusahaan lain yang bergantung pada bagian ini untuk bertahan hidup. Sebuah perusahaan berinvestasi pada penelitian dan pengembangan karena mereka percaya bahwa investasi yang dilakukan akan membuahkan produk dan jasa yang superior dan akan memberikan keunggulan kompetitif. Pengeluaran pada Litbang ini secara langsung digunakan untuk mengembangkan produk baru sebelum didahului oleh pesaing, memperbaiki kualitas produk, atau memperbaiki proses pembuatan produk untuk menurunkan biaya.

6. Sistem informasi Manajemen
Tujuan dari sistem informasi manajemen adalah untuk memperbaiki performansi perusahaan dengan cara memperbaiki kualitas pengambilan keputusan manajerial. Sebuah sistem informasi yang efektif yaitu dengan cara mengumpulkan, mengkodekan, menyimpan, mensintesis dan menyuguhkan informasi sedemikian rupa sehingga bisa menjawab segala macam pertanyaan pada operasi dan pertanyaan lain yang strategis.

Penjelasan Faktor Eksternal dalam Bisnis (Lanjutan)

Pada artikel sebelumnya 6 faktor eksternal yang dijelaskan bersumber dari analisis PESTEL. Pada artikel ini sisa dari faktor eksternal yang akan dijelaskan adalah berasar dari Five Force analysis. Analisis lima kekuatan ini sangat umum dipergunakan oleh para leader bisnis untuk memahami industri mereka. Diperkenalkan oleh Profesor Michael Porter  pada tahun 1979.  Alat analisa ini sudah lama dipergunakan dan masih cukup populer hingga saat ini. Berikut lanjutan penjelasan analisa lima kekuatan menurut Ketchen (2011):

7.  Persaingan (Rivalry)
kompetitor atau pesaing  dalam sebuah industri adalah sebuah perusahaan atau unit bisnis yang menghasilkan produk atau jasa yang mirip atau sama jenisnya. Dalam persaingan ini  dilakukan banyak pergerakan seperti iklan, diskon dan penawaran baru. Mereka bermanufer satu sama lain untuk mempertahankan pelanggan atau menarik pelanggan baru. Karena para pesaing berusaha untuk melayani sekumpulan pelanggan yang sama secara umumnya, maka persaingan menjadi semakin intens.

8. Pendatang Baru (New Entrant)
Berkompetisi dalam sebuah industri yang menguntungkan adalah hal yang diidamkan oleh sebuah bisnis, namun hal ini juga bisa menarik perhatian yang tidak diinginkan dari luar industri. Pendatang baru potensial memang tidak begitu bisa bersaing namun tidak ada yang bisa menebak apa yang akan terjadi di masa depan. Pendatang baru cenderung menurunkan potensi keuntungan dalam sebuah industri dengan meningkatnya kompetisi.  Maka dari itu bagian eksekutif perlu melakukan analisa bagaimana jika ada satu atau lebih pendatang baru masuk ke dalam industri tersebut sebagai usaha yang dilakukan untuk memahami pontensi keuntungan sisa yang ditawarkan oleh industri tersebut.

9. Produk Substitusi (Subtitute)
Eksekutif perusahaan harus mengambil alih tidak hanya pada persaingan langsung dalam industri tersebut, namun juga pada pemain di industri lain yang bisa mencuri pelanggan mereka. Produk substitusi menawarkan barang atau jasa yang berbeda dari yang ditawarkan pesaing dalam sebuah industri namun masih bisa memenuhi kebutuhan serupa yang ditawarkan oleh industri tersebut. Seberapa kuat ancaman dari produk substitusi in tergantung pada bagaimana efektifnya produk subsitusi tersebut dapat melayani pelanggan dalam industri tersebut.

10. Pemasok (Supplier)
Pemasok menyediakan pasokan (inputs) yang dibutuhkan oleh sebuah perusahaan dalam sebuah industri untuk membuat barang dan jasa yang kemudian ditawarkan kepada pembeli. Berbagai macam pasokan sangat penting bagi sebuah perusahaan, seperti bahan baku, sumber keuangan dan pekerja. Kekuatan tawar pemasok bisa dikatakan kuat jika pasokan hanya dipasok oleh beberapa pemasok saja, atau pemasok lebih terkonsentrasi atau juga tidak ada bahan pengganti yang bisa disediakan oleh pemasok. Kondisi semacam ini juga menghambat pesaing untuk bisa mendapatkan bahan yang lebih kompetitif.

11. Pembeli
Pembeli membeli barang dan jasa yang diproduksi oleh sebuah perusahaan dalam sebuah industri. Kekuatan tawar pembeli bisa dikatakan besar apabila barang yang diproduksi oleh perusahaan hanya diserap oleh satu atau beberapa perusahaan yang terkonsentrasi, sedangkan jika sebaliknya yaitu kekuatan tawar pembeli lemah jika pembelian barang hanya dalam volume yang kecil dan pembeli sangat banyak.

Penjelasan Faktor Eksternal dalam Bisnis

Berjalannya sebuah bisnsi sangat terpengaruh sekali dengan segala macam perubahan pada lingkungannya. Faktor lingkungan ini lah yang kemudian kita anggap sebagai faktor eksternal. Dalam Ketchen (2011) secara umum faktor lingkungan ini bisa diketahui melalui analisa PESTLE dan Five Force. PESTLE sendiri adalah singkatan dari Political, Economiv, Social, Technological, Legal dan Environment sedangkan Five Force yaitu pemasok (supplier), pendatang baru (New Entrants), pembeli (Buyer), produk subtitusi (subtitutes) dan persaingan (Rivalry). Jika ditotal faktor dari lingkungan yang berpengaruh terhadap sebuah unit bisnis secara umum menurut Ketchen ada 11 buah. Di luar dari sebelas faktor ini sebenarnya masih banyak, namun faktor yang paling signifikan berpengaruh adalah sejumlah ini. Berikut penjelasannya :

1. Politic (politik)
Bagian politik ini berpusat pada peraturan dari pemerintah dalam membentuk bisnis. Elemen yang terkandung dalam bagian ini adalah peraturan perpajakan, perubahan pada tarif dan hambatan perdagangan, dan stabilitas pemerintahan.  Elemen dari bagian ini yang menghambat kegiatan suatu bisnis maka bisa kita sebut sebagai ancaman sedangkan yang mendorong sebuah bisnis adalah peluang. 

2. Economic (Ekonomi)
Bagian sekonomi ini berpusat pada kondisi ekonomi di mana sebuah organisasi beroperasi. Beberapa hal yang berpengaruh terhadap kondisi ekonomi yaitu tingkat suku bunga, tingkat inflasi, nilai PDB, tingkat pengangguran, tingkat pendapatan negara dan pertumbuhan atau perlambatan ekonomi. 

3. Social (Sosial)
Beberapa hal yang tergolong dalam faktor sosial ini adalah ukuran populasi, umur, percampuran etnis, dan tren di dalam masyarakat yang menjadi budaya.

4. Technology (Teknologi)
Bagian teknologi ini berpusat pada perbaikan produk dan jasa yang dihasilkan oleh ilmu pengetahuan. Beberapa faktor yang terkait contohnya adalah perubahan kecepatan dalam pengembangan produk, peningkatan otomasi,  dan kemajuan dalam industri pengiriman.

5. Environmental (Lingkungan)
Bagian lingkungan ini meliputi segala macam kondisi fisik yang terjadi pada tempat organisasi tersebut berjalan, seperti bencana alam, level polusi, pola iklim dan lain sebagainya.

6. Legal (Legalitas)
Bagian ini berpusat pada bagaimana hukum berpengaruh terhadap aktivitas bisnis. Beberapa contoh faktor legalitas ini adalah hukum/peraturan pekerja, peraturan kesehatan dan keamanan pekerja, peraturan tentang diskriminasi, hukum anti monopoli.

(next)

Senin, 26 Juni 2017

Strategi dalam hidup

sumber : (link) majiho deviantart
Manusia hidup di dunia ini diberi modal yang sangat besar sekali oleh Sang Pencipta yaitu keberadaan akal. Dengan tingkat kompleksitas materi yang ada di dunia ini beserta beragam persoalan yang muncul maka manusia akan bisa melaluinya dengan modal akal. Sebenarnya tidak hanya akal yang diberikan sebagai modal, namun segalanya. Tangan yang bisa menggenggam, kaki yang jenjang yang bisa berlari, struktur gigi dan pencernaan yang tidak hanya bisa untuk memakan tumbuhan namun juga hewan, potensi untuk hidup di udara, membuat pesawat, berenang, memanjat, tubuh yang sehat, hewan-hewan ternak yang bisa dijinakkan, sungguh merupakan sebuah modal yang sangat besar. So, tidak hanya akal saja modal kita. Akal hanyalah pembeda, itu pun bukan satu-satunya pembeda. Ada hati di dada yang menyertainya.

Tidak bisa kita pungkiri bahwa dunia adalah sebuah tempat untuk menguji manusia. Akan ditempatkan ditempatkan di mana kelak tergantung hasil yang kita peroleh di dunia ini yang bersumber dari segala macam niat, sikap, perkataan, dan perilaku yang telah kita wujudkan dalam memandang dan menghadapi sebuah problematika. Problematika yang tak kunjung berakhir sampai nyawa kita putus dari badan kita. Sebagai salah satu makhluk yang diberi akal yang merupakan modal terbesar kita maka kita bisa mengorganisasikan dan mengkoordinasikan segala macam sumber daya yang kita miliki untuk bisa mencapai tujuan yang kita inginkan, Kebagahiaan, eh ini typo beneran yang sengaja tidak saja backspace hahaha :). Yang saya maksud adalah kebahagiaan, yang maunya kita tidak hanya pada akhirat saja (yang yakin akan hari akhir atau akhirat) namun juga dunia. Maka kita harus menggunakan sumber daya potensial kita yang paling utama, yaitu akal untuk bisa memanfaatkan dengan maksimal sumber daya kita yang lain. Istilahnya "Mengakali" yang sebelmnya telah kita inisiasi dengan "Rencana".

Rencana adalah istilah yang sangat umum. Bahasa inggrisnya plan, kemudian kita mlekukan planning yang jika diterjemahkan kasar berarti me"rencana", maksudnya membuat rencana. Sebuah alur tahapan yang akan kita jalani yang kita buat dan perkirakan bisa mengatasi kejadian yang diperkirakan juga akan terjadi untuk mencapai tujuan kita. Definisi rencana di atas adalah "karangan" saya. Ada istilah lebih keren daripada rencana, yaitu Strategi. Begitu pentinya strategi ini maka sudah ada mata kuliahnya sendiri yang menguliknya dengan nama strategi manajemen. Namun ada juga sih satu ahli yang menyebut strategi ini sesimple strategi adalah rencana. Ya kalo dipikir memang sama sih, cuma pengembangannya aja yang berbeda. Namun jangan heran kalo ada istilah lain yaitu strategic planning its mean perencanaan strategis. Istilahnya digabung

apa itu strategi? Dalam Strategic Management-nya Colin White (2012) kata strategy tidak dibatasi hanya pada penggunaan pada tataran manajemen saja karena jika ditilik dari sejarahnya berasal dari yunani strategos yang berarti seorang prajurit atau pemimpinnya. Jadi pada awalnya istilah strategi ini cenderung dipakai oleh militer dalam peperangan. Strategi termasuk di dalamnya dua hal yaitu keseluruhan tujuan spesifik  pada sasaran militer dan keberhasilan implementasi dari strategi tersebut. Oleh karena itu di dalamnya termasuk penyusunan sumber daya secara luas pada setiap tugas dan penyebarannya secara efektif, serta antisipasi secara simultan terhadap apa yang akan dilakukan oleh musuh, sumber daya yang dimilikinya serta kemampuan perang tentaranya. Strategi perlu diimplementasikan secara efisien seperti pada persiapan yang hati-hati, pelatihan yang baik dan penggunaan taktik yang jitu.  Di sini dijelaskan taktik ternyata dimasukkan ke dalam strategi juga. Jika istilah strategi digunakan dalam cakupan perang secara keseluruhan, namun taktik digunakan dalam setiap pertempuran (battle). Konsep strategi ini kemudian berlanjut dipakai secara luas dalam berbagai bidang termasuk dalam bisnis hingga kita kenal istilah strategi bisnis. Karena apa? karena dalam dunia bisnis itu layaknya perang, ada banyak hal yang bisa jadi kita anggap musuh karena merugikan kita, dan bisa jadi juga ada yang kita anggap sebagai kawan karena saling menguntungkan.

Dalam hidup manusia sebenarnya juga telah diterapkan konsep strategi secara alamiah karena strategi adalah hasil dari oleh pikir manusia itu sendiri. Seorang muslim juga harus memahami apa yang disebut strategi tersebut karena sejatinya umat islam harusnya sudah mengetahui apa yang dimilikinya sebagai sumber daya dan apa yang menjadi ancaman di dunia ini termasuk dari musuhnya yaitu syaiton. Dalam kajian mengenai strategi ini dikenal sebuah analisis yang cukup populer, yaitu SWOT. Analisis ini akan kita babar lain waktu, namun pada intinya ini merupakan strategi yang mendasar karena mencakup empat hal dasar yaitu Kekuatan (Strengths), Kelemahan (weaknesses), Peluang (oportunities) dan Ancaman (Threats). Seorang manusia hidup memuliki fungsi dan tujuan, istilah kerennya adalah visi dan misi. Visi dari vision yaitu pandangan ke depan atau impian yang kita kenal juga sebagai Innalillahi wa innailaih rojiun dan misi sebagai khalifatulardh. Kita akan bisa menemui apa yang menjadi visi kita jika menjalani misi kita dengan baik dan benar. Sesungguhnya ada keindahan di dalam itu semua. 

Sabtu, 24 Juni 2017

Failed

Pernah merasakan kegagalan? Saya sering, dan sialnya saya mengetahui sendiri sejak awal bahwa jika saya tidak begini maka saya akan gagal. Lucu, apakah dengan pikiran dan sikap yang seperti itu adalah sama saja seperti mendesain kegagalan? Tetapi untungnya selama ini saya masih diselamatkan oleh Sang Pencipta dengan melembutkan hati banyak orang. Namun apakah kali ini saya masih bisa selamat padahal banyak orang yang sudah dilembutkan hatinya tersebut kemudian saya lukai lagi dengan kelalaian yang saya ciptakan sendiri.

Namun di balik semua ini saya mendapat sebuah pelajaran yang sangat hebat. Ternyata saya adalah penakut dan kebanyakan kegagalan adalah disebabkan karena saya sudah kalah sebelum bertanding. Banyak sekali pengalaman yang sudah terjadi selama ini yang seharusnya bisa saya ambil sebagai contoh terhadap diri saya sendiri untuk bisa dijalankan. Keberanian adalah modal awal sebelum sebmangat. Orang tidak mungkin semangat jika tidak memiliki keberanian. Tetapi perlu DIGARISBAWAHI, keberanian itu bukan sebuah rencana. Keberanian adalah saat kita melangkah pertama kali untuk unjuk gigi. Keberanian adalah langkah pertama kali kita keluar yang sebelumnya dirundung cemas. Tidak peduli setelah kita jalan akan berujung sukses atau gagal namun kita tetap maju, itu yang namanya berani. Mungkin saya harus sering-sering menulis tentang hal semacam ini. Jujur ketika menulis ini saya merasa semakin berani dan semangat.

Next talking, tak tau ini ada hubungannya denan paragraf sebelumnya atau tidaki. 4 tahun ini adalah bangkai bagi saya. Saya mandeg dan tidak ada kemajuan. Tidak ada yang patut dipersalahkan selain diri saya sendiri. Namu terlalau banyak menyalahkan diri sendiri juga hasilnya akan tetap sama dan malah semakin tenggelam. Masalah saya sebenarnya hanya satu yaitu kecewa. Kecewa yang membahana bagai badai topan berhujan lebat disertai dengan petir gemurh dan terjadi gempa dan tornado. Rumah hati saya hancur berantakan dan segala penyakit mulai muncul. Sumbernya hanya satu yaitu kecewa. Ini adalah sebuah penyakit inisiasi dari penyakit yang kronis. Seperti kanker. Kalo ada yang baca tulisan ini selain saya yang sedang mengalami sbeuh kekecewaan, please, segeralah buang rasa kecewa itu. 4 tahun ini saya hampir menjadi orang gila, sungguh. Lalu obatnya apa? Banyak sekali. Tetapi ada satu hal yang menjadi kunci keampuhan obat itu, KONSISTEN. Saya kira semua oran juga sudah tau obat-obat yang saya maksud, namun kalo kendor sebentar saja seolah-olah obat itu laksana kain dalam bara lampu petromak. Minyak dan tekanan udara petromah harus terus tersedia cukup banyak dan jangan dibiarkan kendur atau tergoncang. Kendur dikit aja dan kemudian tergoncang kain itu akan luruh. So, WE HAVE TO CONSOSTENT, walaupun memang susah. But JUST DO IT. Do What you can do, what you have to do. Just moving forward, not only move on.

Tulisan di link INI Menyentak Kalbu Saya yang paling dalam. wkwkwkw...