Selasa, 25 Oktober 2016

Peneliti ekspert dan peneliti pemula

peneliti, by tangiblebranding.com
Saya baru saja melihat beberapa penelitian yang di dalamnya bertujuan membuat suatu alat untuk mengatasi masalah yang ada dan untuk berbagai tujuan. Beberapa di antaranya sebelum melakukan development alat mereka menyaring dengan metode statistik apakah perlu dilakukan pengembangan alat. Saya belum melihat laporan utuh yang seperti itu namun seingat saya dahulu waktu mengerjakan tugas pengembangan produk adalah dengan mencari dahulu parameter-parameter yang melekat pada calon alat kita, baru setelah itu dibuat kuesioner awal. Kuesioner awal ini berisi pertanyaan-pertanyaan yang wajib diuji validitas dan realibiliatsnya dengan meminta pendapat para ahli atau dengan praktisi sebanyak minimal 10 orang. Pada pertanyaan-pertanyaan yang lolos maka bisa dibuat kuesioner lagi untuk mengambil pendapat kepada konsumen. Namun jika belum lulus maka harus diperbaiki lagi dan dilakukan uji lagi. Selanjutnya kuesioner yang sudah jadi tadi barulah disebarkan kepada responden sejumlah sampel atau minimal 30 jika banyak.

Di sini lah baru kita dapatkan informasi. Namun inti dari melaukan ini tadi adalah mencari informasi, namun dengan metode yang lebih ilmiah dan jelas kuantitatif. Namun sebenarnya ada juga metode kualitatif untuk mendapat informasi misalnya dengan wawancara langsung, focus group discusion, delphi apa itu saya lupa. Seperti pada penelitian pengembangan produk ini ada juga yang langsung membuat kesimpulan bahwa akan dilakukan pengembangan produk atau pembuatan produk/alat untuk objek tertentu, misalnya yang baru saya baca adalah alat pembersih produk empon-empon dengan semprotan air bertekanan tinggi.

Saya kira pengambilan informasi yang dilakukan di sini hanyalah wawancara dan studi pustaka, namun karena yang meneliti adalah seorang peneliti yang memang sudah ekspert di bidangnya dan lagi seorang staf kampus maka bisa langsung dilakukan penelitian dan perancangan produk sampai pembuatan prototipe dan percobaan penggunaannya. Mungkin karena di sini yang melakukan penelitian sudah termasuk orang yang ekspert di bidangnya maka informasi akan kebutuhan konsumen/objek di pasar sudah dia kuasai dan dimengerti betul maka segala macam kesimpulannya adalah merupakan cerminan dari objek tadi dan dapat dipercaya. Ini lah alasan kenapa harus dilakuakan pengumpulan informasi secara ilmiah dengan metode statistika yang sudah baku agar informasi yang kita pakai valid dan handal sehingga hasilnya akan lebih baik lagi.

0 komentar:

Posting Komentar