Rabu, 28 Juni 2017

QSPM (qUANTITATIC sTRATEGIC pLANNING mATRIX

Matriks QSPM adalah matriks yang digunakan untuk menentukan beberapa opsi yang paling tepat yang berdasarkan pada bobot nilai antara opsi yang ada dan tingkat kemenarikan yang bisa disesuaikan dengan yang terkait. Matriks ini biasa digunakan untuk pemilihan strategi yang paling tepat untuk diterapkan atau untuk mengurutkan prioritas dari segala macam strategi yang dimiliki. Contoh matriknya seperti gambar di bawah :

sumber : freed david 2011

Penggunaannya memang sangat jamak digunakan untuk pemilihan strategi dalam manajeemn strategi namun sebenarnya juga bisa digunakan dalam banyak hal sekali. Bagusnya matriks ini adalah dari hasil strategi yang ada atau pilihan yang ada yang kita dapatkan yang bersifat kualitatif ini kemudian dikuantifikasikan mengenai hal yang bersifat kualitatif subjektif pula, yaitu dengan adanya penilaian Atractive score. Strategi yang ada kemudian disilangkan dengan faktor kunci yang ada yang mencakup keempat hal dalam analisis SWOT yaitu kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Dengan begitu strategi alternatif yang ada bisa  secara langsung diadu dengan faktor kunci yang ada apakah menarik atau tidak. Nilai TAS (total attractive score) atau total kemenarikan yang paling tinggi adalah yang paling tinggi prioritas untuk dijalankan. 

Pentingnya Strategi Bisnis

Saya ingin menerjemahkan singkat tentang pentingnya strategi bisnis yang dipaparkan oleh Thomas Whelen dalam buku manajemen strateginya. Dalam bukunya tersebut dijelaskan bahwa strategi bisnis fokus pada perbaikan posisi kompetitif sebuah perusahaan atau sebuah produk dan jasa dari sebuah unit bisnis dalam industri yang spesifik atau dalam sebuah segmen pasar di mana unit bisnis tersebut berada. Strategi bisnis sangat-sangat penting karena berbagai penelitian menunjukkan bahwa bagaimana keadaan sebuah unit bisnis yang dimiliki oleh sebuah perusahaan akan sangat berdampak kepada performansi perusahaan itu secara keseluruhan, juga pada korporasi atau industri. Strategi bisnis bisa menjadi kompetitif (beradu dengan semua pesaing untuk mendapatkan keuntungan) dan/atau kooperatif (bekerja sama dengan satu atau lebih perusahaan untuk mendapatkan keuntungan dan melawan pesaing yang lain).

Sesungguhnya memang dinamis seperti itu sih ya, karena pada intinya yang diinginkan adalah bagaimana sebuah usaha bisa mencapai apa yang menjadi tujuannya. Dalam pasar secara umum terkadang kawan bisa menjadi lawan, lawan pun bisa menjadi kawan. Seperti microsoft dan apple yang pada awalnya saling beradu kepala. Kini bahkan apple sudah menjadi bagian dari microsoft juga, walaupun perusahaan tetap berjalan sebagaimana mestinya dengan idealisme dan tujuannya.

Posisi kompetitif sebuah perusahaan dalam sebuah industri memang bergantung juga dengan keunggulan kompetitif yang dimilikinya. Umumnya sebuah perusahaan pasti mempergunakan keunggulan kompetitifnya untuk bisa melawan pesaing. Namun dalam berjalannya waktu bisa jadi ada pendatang baru yang memiliki keunggulan kompetitif yang jauh melampaui perusahaan tersebut beserta satu atau beberapa pesaingnya. Ancaman menjadi semakin besar maka harus disusun strategi bisnis yang tidak hanya mengandalkan kekuatan dalam diri, namun bisa mencoba merangkul pesaing untuk diajak kerjasama guna menghadapi ancaman yang lebih besar. 

Selasa, 27 Juni 2017

Keunggulan Kompetitif

Keunggulan kompetitif didefinisikan oleh Shahmansouri sebagai posisi unik yang dimiliki oleh sebuah perusahaan atau unit bisnis atau organisasi yang digunakan untuk melawan saingannya dengan cara menggunakan sumber daya yang dimilikinya secara lebih efektif. Penggunaan sumber daya dan kondisi sumber daya yang dimilikinya ini kemudian menjadi sebuah faktor yang berpengaruh terhadap unggul atau tidaknya sebuah organisasi. Faktor sumber daya sebuah organisasi ini jamak disebut sebagai faktor internal karena berasal dari internal organisasi itu sendiri. Berikut beberapa faktor internal yang dipaparkan oleh Freed David :

1. Manajemen
Fungsi manajemen secara umum terdiri dari lima basis aktivitas yaitu perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), motivasi (motovating), pengaturan staff (staffing), dan pengendalian (controlling).

2. Pemasaran
Pemasaran bisa dideskripsikan sebagai proses pendefinisian, pengantisipasian, penciptaan dan pemenuhan kebutuhan dan keinginan pelanggan akan produk dan jasa. Terdapat tujuh fungsi dasar pemasaran yaitu 1) analisis pelanggan 2) penjualan produk/jasa 3)perencanaan produk dan jasa 4) penetapan harga 5) distribusi 6)riset pasar dan 7)analisis peluang

3. Keuangan/akuntansi
Penentuan kekuatan dan kelemahan keuangan sebuah organisasi adalah penting bagi formulasi strategi. Keterangan-keterangan yang biasa dilihat di dalam keuangan ini antara lain likuiditas perusahaan, leverage, modal kerja, keuntungan, penggunaan aset, kesflow dan ekuitas.

4. Produksi/operasi
Fungsi produksi/operasi sebuah bisnis terdiri dari semua aktivitas yang mentransformasikan input menjadi barang dan jasa. Roger Schroeder dalam David ini menjelaskan bahwa pada bagian produksi/operasi ini terdapat lima fungsi yaitu proses, kapasitas, inventory, tenaga kerjja dan kualitas.

5. Riset dan Pengembangan
Banyak perusahaan saat ini tidak mengadakan bagain Riset dan pengembangan, namun banyak perusahaan lain yang bergantung pada bagian ini untuk bertahan hidup. Sebuah perusahaan berinvestasi pada penelitian dan pengembangan karena mereka percaya bahwa investasi yang dilakukan akan membuahkan produk dan jasa yang superior dan akan memberikan keunggulan kompetitif. Pengeluaran pada Litbang ini secara langsung digunakan untuk mengembangkan produk baru sebelum didahului oleh pesaing, memperbaiki kualitas produk, atau memperbaiki proses pembuatan produk untuk menurunkan biaya.

6. Sistem informasi Manajemen
Tujuan dari sistem informasi manajemen adalah untuk memperbaiki performansi perusahaan dengan cara memperbaiki kualitas pengambilan keputusan manajerial. Sebuah sistem informasi yang efektif yaitu dengan cara mengumpulkan, mengkodekan, menyimpan, mensintesis dan menyuguhkan informasi sedemikian rupa sehingga bisa menjawab segala macam pertanyaan pada operasi dan pertanyaan lain yang strategis.