Dalam menulis di blog ini (yang jarang-jarang juga ini) saya merasa terganggu dengan kolom page view di dalam daftar artikel. Yang namanya mata, entah mau atau tidak mau kalau sudah terpampang jelas di depan mata ya pasti kita embat. Ujug-ujug sebuah informasi masuk aja itu ke dalam memori, tekhusus pada orang yang daya fokusnya tidak tajam seperti saya ini. Page view adalalah sebuah tools yang memaparkan seberapa banyak artikel kita telah diakses oleh seseorang. Terkadang juga sesuatu seperti robot pencari atau semacam program dengan artificial inteligent gitu.
Page view ini adalah sebuah tools yang bagus untuk memonitor artikel yang kita tulis terhadap tanggapan dari luar. Saya sebenarnya tidak begitu peduli terhadap apa yang disampaikan tools ini karena tujuan saya menulis di blog ini hanya sebagai sesi mencurahkan sampah saja, sehingga tidak berharap untuk dibaca banyak orang. Yang namanya sampah adalah barang buangan, namun memang bijak sih kalo mampu mendaur ulangnya sehingga menjadi barang yang bagus.
Orang di dumay ini banyak yang memanfaatkan blognya sebagai pendulang recehan via adsense atau iklan semacamnya gitu. Tentu bagi mereka yang demikian itu tools page view sangat penting. Page view bisa menjadi sebuah teman yang memberi tahu kita akan nilai dari sebuah artikel, terutama nilai komersialitas. Kalo saya perhatikan di blog saya yang ini dan yang lainnya, untuk judul-judul yang pasaran itu memang lebih banyak dilihat oleh orang. Saya kira itu memang indikasi bahwa mekanisme SEO terhadap artikel atau dokumen di dunia maya ini memang hanya menghitung dan meneliti kata-per-kata dan jumlah kata yang beredar. Semakin banyak kata yang di-mention oleh makhluk dunia maya, maka nilai dari kata itu akan menjadi paling besar dan paling mudah untuk diketemukan. Maksudnya akan semakin mudah untuk kita diarahkan pada alamat yang memuat kata-kata tersebut. Ini juga yang menjadikan sebuah trik bagi siapa saja yang ingin mengoptimalkan halaman web nya agar dikunjungi, yakni SEO. Judul yang bisa mengoptimalkan kerja search engine untuk mengindeks artikel atau dokumen kita adalah judul yang pasaran. Makanya dalam artikel atau video atau apalah ada cantolah tag, label atau mention gitu sehingga diharapkan search engine nyantol kesitu.
Kadang saya terpikir untuk membuat blog yang ngasal seperti itu juga yang kemudian kita bisa berkata "lumayan nambah recehan". Namun kebanyakan blog yang ada di dumay ini yang ada begitu-begituannya itu hanya sekedar artikel gak jelas begitu, bahkan hanya copy paste. Apalagi banyak dimention hal-hal yang banyak dicari orang kemudian ditaruk sebuah link, misal download aplikasi apa gitu. Namun setelah diklik yang kita dapat adalah zonk (iklan). Itu bukannya membantu orang/reader tetapi malah menipu. Uang gak seberapa yang kita dapet, namun hanya dosa karena telah menipu orang dan membuat data dan waktu orang terbuang percuma. Saya kemudian mengurungkan niat saya untuk berbuat demikian. Jika ini merupakan tempat sampah, biarlah ia tetap menjadi tempat sampah. Siapa tau sampah yang sudah terkumpul ini nanti juga berguna, untuk dijadikan sebuah bahan atau didaur ulang gitu.
